Savana-Savana yang Mengantar Wisatawan ke Afrika

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah rusa timor (Cervus timorensis) hidup liar di padang savana Bekol, Taman Nasional Baluran, Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. dok.TEMPO

    Sejumlah rusa timor (Cervus timorensis) hidup liar di padang savana Bekol, Taman Nasional Baluran, Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Savana Afrika menjanjikan petualangan yang liar, dengan binatang buas yang berkeliaran di sekitar Anda. Nah, destinasi di nusantara memiliki banyak padang savana, namun tentunya lebih aman. Anda tak perlu berdekatan dengan singa atau cheetah. Indonesia yang memiliki musim tropis memiliki koleksi padang savana yang indah. Berikut padang savana yang mengantar Anda bak berada di Afrika yang liar. 

    Taman Nasional Baluran, Jawa Timur

    Banteng liar, kijang, merak, bahkan kucing liar bisa ditemui di savana Taman Nasional Baluran. Taman ini terletak di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Letaknya persis di sebelah utara Banyuwangi. Bila berkesempatan mampir sebelum sampai ke Banyuwangi, nikmatilah taman nasional ini secara lengkap.

    Dengan luas 250 km2 yang didominasi savana, pemandangan pertama wisatawan disuguhi padang rumput, lalu hutan, kemudian pantai berpasir putih dan berhutan bakau. Dan ingat pula, menyelam juga bisa dilakukan karena terumbu karangnya masih lestari. Untuk melihat lanskap Taman Nasional Baluran dan mengamati satwa liar dengan aman, wisatawan bisa menggunakan beberapa pos pengamatan seperti Batangan, Bekol, Semiang, Bama, dan Manting. 

    Pendaki melintas di Savana Cikasur di Gunung Argopuro dalam suasana berembun. Foto: @akhewmilano

    Savana Cikasur di Gunung Argopuro, Jawa Timur

    Gunung Argopuro berlokasi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Bila diamati dari wilayah tapal kuda, gunung ini diapit oleh Gunung Semeru dan Gunung Raung. Tak seperti gunung-gunung lainnya yang menanjak, Gunung Argopuro tanjakannya melandai sehingga butuh waktu lebih lama menuju puncaknya. Perjalanan naik turun ke puncaknya membutuhkan waktu sekitar enam hari. Namun, pemandangan savananya terbilang elok.

    Beberapa spot savana bisa dinikmati para pendaki antara lain di Rawa Embik, Cisentor, dan Kaliangkek. Bila musim penghujan, padang savananya memiliki gradasi hijau muda, hijau tua, hingga hijau kekuningan. Lalu menguning saat musim kemarau tiba. Padang savana Argopuro merupakan rumah bagi burung-burung merak.

    Savana Sembalun di Gunung Rinjani, Lombok

    Rinjani memiliki dua rute pendakian: Senaru dan Sembalun yang jadi favorit para pendaki gunung. Namun jika memulai dari jalur Sembalun yang terletak di arah timur Rinjani, Anda akan disambut oleh padang savana sepanjang 6 kilometer. 

    Para pendaki bisa menikmati savana ini sejak basecamp basecamp Sembalun hingga Pos 3 di ketinggian 2.631 mdpl. Pemandangan di area ini merupakan pemandangan ikonik yang mistis. Hamparan savana sejauh mata memandang dengan puncak Rinjani yang megah. 

    Savana kuning kecoklatan sebelum mencapai pos I Pemantauan. Dari desa Sembalun sampai Pos 3 pendakian melalui kawasan savana yang luas dan tidak ada pepohonan untuk berteduh. Tempo/Rully Kesuma.

    Savana Oro-oro Ombo di Gunung Semeru, Jawa Timur

    Sayangnya, aktivitas vulkano dan kebakaran membuat jalur pendakian Semeru ditutup total. Namun bisa pendakian kembali normal, savana Semeru layak dijajal. Gunung tertinggi di Jawa ini memiliki padang savana yang disebut sebagai Oro-oro Ombo, yang memiliki arti 'padang rumput yang luas' mencapai 100 hektar.

    Pohon pinus tumbuh subur di kawasan savana menghasilkan panorama indah. Bila musim hujan, padang savana yang kuning ini berubah menghijau meneduhkan mata. Setelah melewati padang luas ini, Anda akan memasuki kawasan Cemoro Kandang yang menjadi habitat beberapa jenis burung dan kijang. 

    Sejumlah pendaki sedang menuju Oro-oro Ombo jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur, 8 April 2018. istimewa

    Bukit Tenau Sumba

    Bukit Tenau Sumba berada 15 km dari Kota Waingapu, yang dapat dijangkau dengan berkendara motor dengan waktu tempuh 20 – 30 menit. Padang savana di bukit ini memang unik, ia mengikuti punggung perbukitan. Spot untuk menikmati savana perbukitan ini tepat berada di pinggir jalan, yang lokasinya berada di ketinggian. Walhasil lanskap bukit yang berpunuk-punuk terbungkus savana kian indah.

    Bukit Tenau Sumba, perbukitan yang tertutup padang savana. Foto: @lolopanggabean


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.