Aceh Jadi Tuan Rumah Festival Selam Internasional

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menyelam di samping replika Tugu Nol KM yang dibangun di dasar perairan Pulau Rubiah, Sabang, Pulau Weh, Aceh, 18 April 2016. Pulau tersebut merupakan salah satu tempat wisata yang berada di sekitar Pulau Weh yang menawarkan keindahan bawah lautnya. ANTARA FOTO

    Wisatawan menyelam di samping replika Tugu Nol KM yang dibangun di dasar perairan Pulau Rubiah, Sabang, Pulau Weh, Aceh, 18 April 2016. Pulau tersebut merupakan salah satu tempat wisata yang berada di sekitar Pulau Weh yang menawarkan keindahan bawah lautnya. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Aceh akan menjadi tuan rumah acara Aceh International Diving Festival and Championship 2019 yang berlangsung pada 6 - 7 Oktober 2019. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan perhelatan itu diadakan di kawasan wisata pantai Gapang, Sabang.

    "Festival ini bertujuan mengembangkan wisata bahari Kota Sabang dan meningkatkan kunjungan wisata ke Aceh," kata Jamaluddin di Banda Aceh. Menurut dia, kegiatan olahraga tersebut dapat mempromosikan potensi wisata bawah laut dan mewujudkan Sabang sebagai desatinasi wisata bahari unggulan Nasional.

    Pada 2017, menurut Jamaluddin, Indonesia mendapat penghargaan dari British Dive Magazine di acara World Travel Market London sebagai Best Dive Destination. Sebagai upaya rebranding pariwisata, Pemerintah Aceh menjadikan Sabang sebagai spot wisata selam unggulan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata.

    Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Rahmadhani menjelaskan acara Aceh International Diving Festival and Championship 2019 memadukan atraksi budaya dan alam, khususnya bawah laut. Untuk budaya, akan ada penampilan tarian tradisional dan hiburan menarik, serta makan siang bersama dengan menu 'Kuah Blangong', salah satu masakan khas Aceh.

    Pada hari pertama Aceh International Diving Festival and Championship 2019, pada peserta akan mengikuti lomba finswimming sejauh 6.000 meter untuk putra dan putri. Ada juga lomba bouyancy untuk segala umur. Pemenang setiap loba akan mendapat hadiah berupa uang tunai dan plakat mendali.

    Pada hari kedua, ada acara Open Intro Dive bagi masyarakat umum dan Beach Clean up. Open Intro Dive bertujuan mengenal dan mendekatkan kegiatan menyelam kepada masyarakat. "Kami berharap diving menjadi salah satu aktivitas bahari favorit masyarakat," katanya.

    Panitia Aceh International Diving Festival and Championship 2019 juga menggelar lomba fotografi bawah laut dengan kategori yang sudah ditentukan. Kegiatan tersebut akan diikuti oleh 24 pengurus provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia atau POSSI Aceh, dan peserta umum baik lokal, nasional maupun mancanegara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.