Rasuna Garden Food Street, Pujasera di Jantung Bisnis

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rasuna Garden Food menawarkan tenant outdoor dan indoor. Foto: @ngobroldankopi

    Rasuna Garden Food menawarkan tenant outdoor dan indoor. Foto: @ngobroldankopi

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat Rasuna Garden Food beroperasi, kehadirannya menyemarakkan Plaza Kuningan. Apalagi, berdirinya di area pusat bisnis, yang memungkinkan karyawan untuk makan siang, bersua, bahkan bertemu untuk urusan bisnis. Konsepnya selayaknya hawker di Singapura yang banyak ditemui di pusat perkantoran atau bisnis.

    Para pengunjung bisa merasakan berbagai hidangan dengan harga bersahabat, dengan standar kebersihan yang baik, dibanding harus jajan di kaki lima di pinggir jalanan. Lalu apa saja yang ada di Rasuna Garden Food Street? Nyaris semua hidangan kuliner urban yang ada di Jakarta berkumpul di situ. Dari burger, pecel lele, spaghetti, hingga steak. Pilihannya, bersantap di luar tenant atau ruangan indoor seperti kafe. Inilah beberapa tenant, dari sekian banyak penjaja di dalam hawker Rasuna Garden Food Street.

    Kedai Tapi Mini

    Kedai kopi ini tak sembarangan kedai kopi dalam ranah pusat jajanan rakyat (Pujasera). Selain kopinya nikmat dan mantap, menu lainnya juga luar biasa. Boleh dikata penghuni hawker ini adalah kafe versi mungil, namun hidangannya tetap komplit. Menu andalannya selain kopi berupa lidah asap, sapi asap, dan berbagai hidangan lainnya.

    Kedai Ethos Kitchen menjajakan seafood. Foto: ethoskitchen

    Ka-fe-in

    Stan Ka-fe-in berbeda dengan tenant-tenant lainnya. Mereka memiliki ruang tersendiri selayaknya kafe. Hidangannya benar-benar multietnik bahkan lintas negara. Ada nasi ayam saus telur asin, berbagai varian nasi goreng, pasat carbonara, fisn n chip, chicken gordon bleu, aglio olio dengan berbagai varia, dan bermacam-macam kopi. Layaknya kafe-kafe urban. Dindingnya berhias mural yang membuat suasana bersantap tak seperti di Pujasera umumnya.

    Ayam Goreng Pop H. Yogi

    Kedai yang satu ini menawarkan selera hidangan Padang. H. Yogi menghidangkan dua jenis ayam pop. Ayam pop goreng polos dengan ayam pop telur – yang dicelup telur sebelum digoreng. Ayam pop diolah dengan direbus bersama rendaman air kelapa dan bawang. Setelah matang lalu digoreng untuk mendapat tekstur renyah. Walhasil warnanya putih pucat tak seperti ayam goreng umumnya yang kuning kecoklatan.

    Salah satu tenant Ngopi menyajikan berbagai hidangan kopi dan makanan lainnya. Foto: @elgayulwardian

    Dock of Tuna

    Selaras dengan namanya, kedai ini menjaja segala hidangan dari tuna. Namun masih bernuansa selera nusantara. Steak tunanya, disalut dengan sambal matah. Sehingga lezatnya tuna yang dibakar sangat pas dengan lidah lokal. Hidangan lainnya berupa sop tuna, nasi goreng tuna, rendang tuna, dan lain-lain. Semua menu dibuat dari bahan tuna berkualitas tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?