Catat, JCF Bakal Hadirkan 49 Bintang Kuliner Oktober Nanti

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aneka kuliner nusantara. Dok Eat & Eat

    Aneka kuliner nusantara. Dok Eat & Eat

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta Culinary Feastival untuk edisi keenam tahun ini, akan diadakan di Senayan City pada 3-6 Oktober. Acara tersebut diadakan oleh Ismaya Live bersama GoFood dengan tema In Bloom.

    Jakarta Culinary Feastival akan menampilkan berbagai tren baru dunia kuliner yang membentuk lanskap industri makanan dan minuman di Indonesia, “Foodies dan figur-figur ternama di dunia kuliner saling interaksi melalui beragam aktivitas," kata Brand Manager Ismaya Live Sarah Deshita, Kamis, 12 September 2019.

    Ia menjelaskan, para foodies bisa mengikuti kelas yang dipandu oleh para bintang di bidang kuliner atau culinary stars. Adapun program tersebut melalui ragam masterclass. Selain itu, bintang kuliner juga akan menjamu foodies di aktivitas Chef’s Table Experience, "Mereka akan memasak dan langsung menghidangkan signature dish (hidangan khas) masing-masing kepada foodies,” ucap Sarah.

    Lebih dari 49 bintang kuliner mancanegara dan Indonesia akan mengisi acara Jakarta Culinary Feastival. Mereka datang dari berbagai latar belakang di antaranya chef, mixologist, barista, dan ahli makanan-minuman. Para pelaku di bidang kuliner itu akan memandu berbagai aktivitas, di antaranya memasak, ada membuat kue atau kopi, kelas memasak untuk anak-anak, sesi bincang, dan masterclass, "Ada edutainment (pendidikan yang menghibur) juga masterclass," katanya.

    Jakarta Culinary Feastival menghadirkan puluhan stan makanan dan minuman. Perhelatan ini diadakan di dua area: Spoon Tent di seberang North Lobby dan Fork Tent yang terletak di seberang South Lobby.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.