Minggu, 22 September 2019

3 Restoran Ini Menjanjikan Bersantap Bersuana Keraton Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nasi gurih dengan lauk komplit di Bale Raos. Foto: @dk_chang

    Nasi gurih dengan lauk komplit di Bale Raos. Foto: @dk_chang

    TEMPO.CO, Jakarta - Bila berkunjung ke Yogyakarta ada banyak pilihan untuk menikmati waktu luang, salah satunya dengan menikmati kuliner Yogyakarta. Penjaja kuliner pun sangat beragam, dari kaki lima dengan konsep angkringan, bahkan ada pula yang bersuasana keraton. Restoran ala keraton rupanya menarik minat pelancong untuk berkunjung. Berikut tiga restoran bergaya keraton di Yogyakarta, mengutip Pegipegi.

    Bale Raos

    Bale Raos boleh dibilang adalah tempat bersantap yang menunya mengikuti standarisasi Keraton Yogyakarta. Bale Raos dibuka sejak tahun 2004, lokasinya persis di samping Keraton Yogyakarta, Jalan Magangan Kulon Nomor 1.

    Desain ruang bangunannya adalah rumah Joglo yang mengesankan suasana mewah. Bale Raos menawarkan beragam kuliner Keraton, di antaranya bebek suwar-suwir, gudeg manggar, sup timlo, bistik lidah sapi, dan kambing panggang.

    Bale Raos memiliki minuman unggulan yang dinamai beer jawa atau bir jawa. Minuman tradisional itu tidak mengandung alkohol. Beer jawa hanya sebutannya saja karena minuman itu memiliki buih di permukaannya. Tempo pernah mencicipi minuman ini, rasanya nyaris mirip wedang uwuh. Dari perpaduan bahannya pun memang identik untuk membuat wedang uwuh. Meski tampilan warna minuman ini masih agak cokelat, tapi lebih cerah.

    Rasa yang membedakan dengan wedang uwuh adalah bir jawa memiliki sensasi rasa asam dari perasan sari buah jeruk nipis. Bir ini kian menyegarkan karena disajikan dalam keadaan dingin. Tidak seperti wedang uwuh yang umumnya disajikan hangat. Beer jawa merupakan menu unggulan di Bale Raos karena unsur autentiknya. Bale Raos mempromosikan bir Jawa sebagai minuman kesukaan Sri Sultan Hamengkubuwana VIII.

    The House of Raminten

    The House of Raminten menawarkan konsep warung lesehan, yang juga identik dengan gaya Jawa. Ragam menu yang ditawarkan umumnya nyaris sama dengan angkringan. Adapun menunya di antaranya, mendoan, sate telur puyuh, nasi kucing, ceker, dan lain-lain. Sedangkan, minuman andalan di The House of Raminten, di antaranya susu pawon Kebumen, es teler Raminten. The House of Raminten berada di Jalan Faridan M Noto Nomor 7, Gondokusuman, Yogyakarta.

    Beer Jawa minuman tradisional Bale Raos Kraton Yogyakarta. TEMPO/Bram Setiawan

    Angkringan Pendopo Ndalem

    Umumnya orang mengenal angkringan menghidangkan makanan di gerobak. Namun Angkringan Pendopo Ndalem mengemas konsep yang berbeda. Ia tak berada di pinggiran jalan, namun menggunakan pendopo -- bagian depan rumah yang umumnya digunakan untuk pertemuan. Meski berkonsep 'resto', tapi menu yang ditawarkan tetap identik angkringan, di antaranya nasi kucing, oseng tempe, sate baceman. Ada pula jajanan pasar, di antaranya clorot, lupis, kipo, semar mendem, jadah manten. Angkringan Pendopo Ndalem beralamat di Jalan Sompilan Ngasem Nomor 12, Yogyakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe