Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Musim Semi Tiba, Selandia Baru Mengundang Anda

image-gnews
Taranaki pegunungan di Selandia Baru. Foto: @clau.rodd
Taranaki pegunungan di Selandia Baru. Foto: @clau.rodd
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Selandia Baru mengundang wisatawan menikmati puncak keindahan alamnya. Di antara empat musim, Selandia menampilkan pemandangan tercantiknya pada musim semi. Berwisata di musim semi, juga efisien dari sisi biaya.

Musim semi merupakan shoulder season – peralihan peak season ke low season, di mana harga lebih terjangkau dan wisatawan tak terlalu ramai. Wisatawan juga dapat menikmati kombinasi cuaca yang nyaman, harga yang lebih kompetitif, dan akses yang lebih mudah ke berbagai tempat wisata. Tourism New Zealand merangkum tiga alas an, mengapa musim semi adalah saat terbaik bagi Anda untuk mengunjungi Selandia Baru. 

Destinasi yang Tak Terlalu Ramai

Saat shoulder season destinasi-destinasi wisata di Selandia Baru, umumnya tak terlalu ramai. Musim semi biasanya berlangsung dari bulan September sampai pertengahan November. Anda dapat menikmati indahnya pemandangan sepanjang danau di Gunung Dobson serta warna-warni bunga Lupin yang mekar sempurna. Meskipun lebih sedikit orang yang datang pada musim ini, tempat-tempat seperti Danau Tekapo tetap menawarkan berbagai kegiatan favorit wisatawan, seperti di musim-musim lainnya.

Apabila Anda termasuk yang sering khawatir tidak mendapatkan penginapan dan moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan, shoulder season merupakan saat yang tepat untuk berlibur. Dengan jumlah wisatawan yang lebih sedikit, Anda akan lebih mudah memilih hotel terbaik atau memilih jenis campervan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Pada musim ini, Anda bisa memanjakan diri dengan perjalanan darat menjelajahi jalanan Selandia Baru yang lebih tenang, jauh dari keramaian. 

Sebuah rumah Hobbit yang sangat kecil dan tersembunyi dalam tanah. Matamata, Selandia Baru, Hobbiton. Dalam kawasan tersebut terdapat juga tempat membeli souvenir bagi para wisatawan untuk membeli cinderamata.17 Febuari 2014. Getty Images.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berbagai Penawaran Harga yang Menguntungkan

Mulai dari tiket Kiwi Bus Experience sampai menyewa akomodasi, harga saat shoulder season akan lebih rendah dibandingkan pada musim liburan lainnya. Penawaran harga untuk aktivitas wisata dan kamar hotel di musim semi pun, lebih menguntungkan bagi para wisatawan.

Musim ramai wisatawan di Selandia Baru biasanya dimulai pada Juni sampai akhir Agustus, serta pada saat musim panas di bulan Desember sampai Maret. Biasanya pada bulan-bulan tersebut, pengeluaran Anda menjadi dua kali lipat lebih besar dibandingkan saat berkunjung di musim Semi. 

Menikmati Keajaiban Dua Dunia

Dengan berakhirnya musim dingin di awal bulan September, Anda masih dapat menikmati pemandangan gunung es dengan cuaca yang lebih bersahabat. Salah satu aktivitas yang dapat dicoba adalah mendaki Gunung Hutt, di mana Anda dapat menyaksikan keindahan dua dunia sekaligus – gunung bersalju dan pemandian air panas yang populer. Anda juga dapat menyusuri Taman Abel Tasman dan melihat langsung berbagai tanaman yang mekar di musim semi, sembari berendam di pemandian air panas alami -- yang bisa dipesan lewat Black Sheep Touring Company.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pasangan Lansia di Selandia Baru Tewas Diseruduk Domba

5 hari lalu

Kawanan domba di sebuah peternakan dekat Delegate, New South Wales, Australia, 19 November 2023. REUTERS/Peter Hobson
Pasangan Lansia di Selandia Baru Tewas Diseruduk Domba

Pasangan suami istri lanjut usia di Selandia Baru tewas setelah diseruduk domba jantan di sebuah peternakan. Oleh polisi, domba itu ditembak mati.


Selandia Baru Memperketat Penerbitan Visa, Angka Migrasi Capai Rekor

16 hari lalu

Selandia Baru. Shutterstock
Selandia Baru Memperketat Penerbitan Visa, Angka Migrasi Capai Rekor

Selandia Baru akan memperketat penerbitan visa untuk membendung laju migrasi yang tinggi.


TNI Sebut Selandia Baru Serahkan Pembebasan Pilot Susi Air ke Pemerintah

29 hari lalu

TPNPB OPM bersama Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang menjadi sandera setahun terakhir. Dokumentasi TPNPB OPM
TNI Sebut Selandia Baru Serahkan Pembebasan Pilot Susi Air ke Pemerintah

Pemerintah Selandia Baru mengakui kedaulatan Indonesia di Papua. Mereka meminta KKB pimpinan Egianus Kogoya segera melepaskan Philip.


9 Negara Teraman untuk Solo Traveling Perempuan dari Srilanka hingga Selandia Baru

33 hari lalu

Sigiriya, Matale, Sri Lanka. Unsplash.com/Dating Scout
9 Negara Teraman untuk Solo Traveling Perempuan dari Srilanka hingga Selandia Baru

Beberapa negara dikenal relatif aman dan mudah dijelajahi bagi perempuan yang mencari petualangan dengan solo traveling


Selandia Baru Larang Rokok Elektrik Sekali Pakai

35 hari lalu

Ilustrasi vape. sumber: AFP/english.alarabiya.net
Selandia Baru Larang Rokok Elektrik Sekali Pakai

Selandia Baru akan akan melarang penjualan rokok elektrik sekali pakai untuk menurunkan angka perokok usia muda.


Negara dengan Durasi Puasa Paling Pendek Hingga Terpanjang di Dunia

37 hari lalu

Ilustrasi Buka Puasa. shutterstock.com
Negara dengan Durasi Puasa Paling Pendek Hingga Terpanjang di Dunia

Perbedaan letak geografis masing-masing negara mempengaruhi durasi puasa.


Menteri Luar Negeri Selandia Baru Ucapkan Selamat ke Prabowo Subianto atas Hasil Pemilu

40 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, kanan, rapat dengan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters, kiri, di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Maret 2024. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Ucapkan Selamat ke Prabowo Subianto atas Hasil Pemilu

Menteri Luar Negeri Selandia Baru mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto atas hasil pemilu.


Indonesia dan Selandia Baru Jajaki Kerja Sama Produk Halal

41 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, kanan, rapat dengan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters, kiri, di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Maret 2024. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Indonesia dan Selandia Baru Jajaki Kerja Sama Produk Halal

Indonesia dan Selandia Baru menjajaki kerja sama produk halal, sebagai salah satu cara untuk mencapai target perdagangan bilateral.


Peringatan 5 Tahun Penembakan Christchurch, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Kunjungi Masjid Istiqlal

41 hari lalu

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters bersama Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan rapat pada Kamis, 14 Maret 2024, di Jakarta. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Peringatan 5 Tahun Penembakan Christchurch, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Kunjungi Masjid Istiqlal

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters singgah ke Masjid Istiqlal di Jakarta untuk memperingati lima tahun tragedi Christchurch.


LATAM Airlines Alami Turbulensi Hebat di Udara, Apa Penyebab Pesawat Alami Guncangan Hebat di Udara?

42 hari lalu

Kondisi pesawat LATAM Airlines yang terbakar setelah bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu Bandara Internasional Jorge Chavez Peru saat lepas landas, di Callao, Peru, 18 November 2022, Alexandra Ames/via REUTERS
LATAM Airlines Alami Turbulensi Hebat di Udara, Apa Penyebab Pesawat Alami Guncangan Hebat di Udara?

LATAM Airlines mengalami turbulensi hebat sebelum mendarat di Aucland, Selandia Baru. Apa penyebab pesawat bisa alami guncangan hebat di udara?