Destinasi Wisata Baru di Kudus, Kebun Bunga Celocia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taman Sepuluh Ribu Bunga Celocia di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Antaranews

    Taman Sepuluh Ribu Bunga Celocia di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Antaranews

    TEMPO.CO, Kudus - Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memiliki destinasi wisata baru bernama Taman Sepuluh Ribu Bunga Celocia. Pemerintah Kabupaten Kudus meresmikan pembukaan taman bunga yang terletak di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, ini pada Minggu, 1 September 2019.

    "Kami mengapresiasi berdirinya Taman Buga Celocia ini sebagai wujud ide kreatif kepala desa beserta jajarannya," kata Pelaksana Tugas Bupati Kudus, Hartopo. Destinasi wisata baru ini, menurut dia, bisa dinikmati semua masyarakat dan menunjang perekonomian desa.

    Kepala Desa Jati Kulon, Sugeng mengatakan Taman Bunga Celocia dibuka untuk umum. Bagi warga Desa Jati Kulon bisa masuk taman bunga secara cuma-cuma, sedangkan di luar itu mesti membayar Rp 10 ribu per orang. Selain menikmati bunga, dia menambahkan, pengunjung bisa datang ke gerai hasil bumi yang dijual masyarakat setempat.

    Pengelola taman, Suparmin menjelaskan bunga celocia mulai ditanam dari benih yang disemaikan. Setelah besar kemudian ditata di dalam kawasan objek wisata taman bunga. Tanaman celocia hanya bertahan selama 4 sempai 5 bulan. "Jadi, perlu menyiapkan bibit baru untuk menggantikan tanaman yang sudah layu," kata dia.

    Mengenai perawatan tanaman celocia, menurut Suparmin, tidak terlalu sulit. "Tanaman ini akan tumbuh dengan baik asalkan kebutuhan airnya tercukupi," katanya. Untuk memperindah dan memudahkan pengelolaan objek wisata taman bunga ini, pemerintah akan menambah jalur penelusuran di dalam taman bunga, memperbanyak keran air otomatis untuk penyiraman bunga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.