Kiat Memilih Koper untuk Pelesiran

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bepergian dengan koper. Shutterstock

    Ilustrasi bepergian dengan koper. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Koper telah menjadi bagian penting dalam kehidupan umat manusia. Pergerakan manusia diikuti pula oleh koper-koper itu. Kini koper pun berevolusi, seiring pengalaman si koper di lapangan yang harus dibanting, melintas jalan tak rata, hingga model yang kian elegan.

    Namun dari berbagai teknologi koper, pertimbangan memilih koper adalah harus membuat perjalanan lebih praktis dan menyenangkan. Lalu bagaimana memilih koper yang baik? Samsonite Indonesia memberikan kiat memilih koper. 

    Ukuran

    Hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam memilih koper adalah menyesuaikan ukuran dan kebutuhan perjalanan. Bila bepergian dalam waktu lama, koper yang digunakan harus berukuran besar. Sebaliknya, bila durasi bepergian singkat, cukup koper yang pas dimasukkan ke kabin pesawat. 

    Ergonomis

    Pilihlah koper yang ergonomis untuk meningkatkan kenyamanan saat bepergian. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan seperti fleksibilitas roda koper, roda yang tidak berisik ketika didorong dan bobot koper yang ringan.

    Kokoh

    Koper tak sekadar enak dipandang, tapi ia harus kokoh dan kuat, bila memungkinkan juga ringan. Ia memiliki roda yang kuat menopang berat koper dan bisa berputar dengan baik. Memiliki pengaman yang tak gampang dirusak, serta cashing koper yang tahan benturan. 

    Smart-features

    Koper kini kian canggih. Misalnya memiliki fitur pintar seperti USB port untuk mengisi daya gadget hanya dengan menyambungkan dengan powerbank dan bluetooth tracker -- untuk mendeteksi koper dari jarak tertentu.

    Bahkan koper kini memiliki suspensi pada rodanya, untuk menghasilkan putaran roda yang mulus, meminimalkan getaran dan suara roda. Bahkan untuk membuka koper, cukup dengan sensor wajah.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.