7 Hal Wajib Saat Berwisata Halal di Chechnya

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chechnya meresmikan masjid yang diklaim terbesar di Eropa. Sumber: the moskow times

    Chechnya meresmikan masjid yang diklaim terbesar di Eropa. Sumber: the moskow times

    TEMPO.CO, Jakarta - Rusia bagian selatan dihuni mayoritas muslim, yang berpusat di negara bagian Chechnya. Memperoleh hak otonom dari Rusia sejak 2009, Chechnya menjadi negara bagian paling aman di seantero Rusia. Namun Anda harus tetap mengetahui tradisi dan budaya Chechnya sebelum berkelana ke sana. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan bila ke Chechnya sebagaimana dinukil dari Russia Beyond.

    Apakah aman untuk pergi ke Chechnya?

    Benar, sangat aman ke Chechnya. Tapi ingat bahwa ini adalah wilayah konservatif dengan populasi Islam. Anda tidak dapat berperilaku seolah-olah di destinasi liburan di Eropa lainnya, semisal mabuk dan bikin kegaduhan.

    Petugas polisi setempat selalu bersikap sopan kepada Anda, tetapi mereka tidak akan ragu untuk memelintir lengan Anda ke belakang dan memborgol jika melewati batas. Mereka juga bisa sangat cepat mencabut senjata mereka. Di Chechnya, polisi dipersenjatai dengan AK dan pistol. Mereka mengenal senjata seperti mengenal dirinya, pasalnya bertahun-tahun dilanda perang melawan Rusia dan teroris. Alkohol merupakan barang terlarang dan ilegal di Chechnya. 

    Masjid Muhammad, masjid terbesar di Eropa dengan lanskap kota Grozny. Foto: Yelena Afonina/TASS

    Bagaimana menuju ke sana?

    Ada dua cara untuk sampai ke sana. Anda dapat mengambil penerbangan langsung dari Moskow ke Grozny, Ibu Kota Chechnya, melalui Bandara Vnukovo. Moskow-Grozny dilayani dua penerbangan dalam sehari. 

    Bisa juga melalui jalan darat, namun Anda harus berkendara sejauh 1.850 km ke arah selatan Moskow dan tidak seperti kebanyakan negara lainnya, rute ini diaspal dengan jalan-jalan baru yang lebar. Perjalanan ini akan membawa Anda melewati kota-kota seperti Voronezh dan Rostov-on-Don, dan Anda juga akan melihat provinsi-provinsi Rusia lainnya dengan segala kemegahannya.

    Bagaimana cara berkomunikasi dengan penduduk setempat?

    Penduduk Chechnya 10 tahun lalu terus menerus merasakan peperangan. Namun mereka adalah orang-orang yang ramah, terbuka, dan suka mengenal orang lain. Satu peringatan kecil: Jika Anda mengenal keluarga, Anda seharusnya tidak pernah menolak tawaran mereka untuk makan malam. Jika Anda tidak bisa langsung pergi, jadwalkan untuk hari lain. Kalau tidak, mereka akan merasa tersinggung dan persahabatan pun bisa hancur.

    Orang-orang Chechnya sangat bersemangat untuk menunjukkan negerinya telah berubah sejak perang, yang kadang-kadang keramahan itu mereka ungkapkan secara berlebihan. Saran kami, nikmati saja perjalanannya. 

    Adat berpakaian di Chechnya bagi turis cukup tak menampakkan kaki dan lengan. Jadi rok mini dan hot pants terlarang.

    Pakaian

    Sebagai wilayah dengan populasi Islam yang dominan, Chechnya memiliki beberapa aturan khusus untuk pakaian. Seorang gadis tidak diperkenankan menampakkan kakinya yang jenjang dengan memakai rok mini atau hot pants. Pakaian semisal u can see dilarang untuk para wanita. Adapun laki-laki, ingat satu hal; jangan bercelana pendek atau berkaos.

    Ke mana harus pergi dan apa yang harus dilihat

    Anda tidak akan menemukan minuman keras, narkoba, atau apa pun semacam itu di Chechnya. Bahkan rokok atau hookah. Hal-hal seperti itu tidak dapat ditemukan bahkan di hotel dan restoran mewah - lagi-lagi, karena Checnya merupakan negara Muslim. Karena tidak memiliki pilihan lain, penduduk setempat cenderung menjalani gaya hidup sehat dan menikmati olahraga, budaya, senjata, dan bepergian.

    Olahraga adalah hal yang suci bagi mereka karena, mereka secara tradisional melihat wilayah pegunungan mereka sebagai tanah air para pejuang. Setiap orang di Chechnya bahkan belajar seni bela diri, setidaknya sekali dalam hidupnya. Chechnya juga surga bagi pecinta senjata. Negeri itu memiliki lusinan destinasi untuk mencoba senjata, dari pistol sampai pelontar granat. Senjata merupakan wisata bagi lelaki Chechnya.

    Makanan

    Anda tidak akan menemukan hidangan yang mengandung daging babi di sini. Itu sudah pasti karena penduduk Chechnya 95 persen adalah muslim. Cobalah shashlik dan kebab lokal, terutama daging kambing. Ada banyak kafe yang menyajikan masakan lokal, dan setiap sopir taksi akan mengantar ke seluruh destinasi hanya dalam 20 menit, karena Chechnya tak sebesar Moskow.

     Steak dan kebab merupakan hidangan umum di Chechnya. Di negeri itu tak ada makanan mengandung babi. Foto: @chechnya_tourism

    Apa lagi yang harus Anda ketahui sebelum pergi ke Chechnya

    Tukarkan dolar (atau mata uang apa pun yang Anda miliki) dengan rubel, lalu sediakan uang cash karena jarang toko yang menerima kartu kredit – kecuali hotel dan resto mewah. Berbicara dengan gadis lokal tak dilarang sebagai bentuk ramah tamah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.