Minggu, 22 September 2019

GrabAndong Bisa Dipesan dengan Tiga Langkah Ini

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kawasan wisata Malioboro saat tanpa Pedagang Kali Lima (PKL), Becak dan Andong di Malioboro, Yogyakarta, 26 September 2017. Pemerintah setempat berencana akan meliburkan aktivitas pedagang kaki lima, seniman jalanan, andong, becak dan pedagang asongan di sepanjang Jalan Malioboro. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Suasana kawasan wisata Malioboro saat tanpa Pedagang Kali Lima (PKL), Becak dan Andong di Malioboro, Yogyakarta, 26 September 2017. Pemerintah setempat berencana akan meliburkan aktivitas pedagang kaki lima, seniman jalanan, andong, becak dan pedagang asongan di sepanjang Jalan Malioboro. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Operator transportasi daring Grab secara resmi meluncurkan layanan GrabAndong, peresmiannya bersamaan dengan Malioboro Night Festival 2019 di Jalan Malioboro, Jumat 23 Agustus 2019. Lantas bagaimana caranya wisatawan di Jogja menggunakan layanan itu?

    Untuk wisatawan yang sedang berada di kawasan Malioboro, bisa memesan GrabAndong dengan mudah dan praktis dari aplikasi Grab.

    Berikut langkah-langkahnya. Pertama buka aplikasi Grab lalu pilih fitur Rent Andong dari menu Explore Car/Mobil lalu Rent di kanan atas. Kedua, pelanggan bisa memilih tempat jemput dan berapa lama perjalanan. Ketiga, pilih tipe pembayaran apakah dengan tunai atau OVO.

    Harga rental untuk 1 jam pertama GrabAndong ini Rp150.000. Apabila ada overtime, biayanya menjadi Rp 1.250 per menit. Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan selama masa awal peluncurannya, GrabAndong masih akan beroperasi secara terbatas di sepanjang kawasan jalan Malioboro.

    Dari Malioboro wisatawan bisa memakai GrabAndong ini untuk menyambangi sejumlah titik wisata di Kota Yogya. Sebab Malioboro sendiri berdekatan dengan beberapa lokasi wisata bersejarah di Yogya, seperti Tugu Yogyakarta, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Umum 1 Maret. Di kawasan Titik Nol Kilometer, juga ada gedung lawas milik BNI.

    Bahkan 300 meter ke arah selatan, ada Alun-alun Utara yang mudah dikunjungi. Di alun-alun itu terdapat Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Masjid Agung Kauman.

    Andong tengah parkir di jalur lambat Jalan Malioboro, Yogyakarta. Tempo/Tulus Wijanarko

    Saat peluncuran GrabAndong, Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan andong sebagai salah satu transportasi utama yang memikat wisatawan, "Sehingga wisatawan yang datang memiliki kenangan tersendiri saat ke Yogyakarta,” katanya.

    keberadaan andong daring ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Jogja, sekaligus memberi kenangan yang indah bagi pelancong yang melawat ke Jogja. 

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe