Terbang Jauh, Dian Sastrowardoyo Pilih Habiskan Waktu dengan Film

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Dian Sastrowardoyo sebelum tampil pada acara

    Aktris Dian Sastrowardoyo sebelum tampil pada acara "Panggung Para Perempuan Kartini" di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta, 11 April 2017. Kegiatan istimewa ini digelar TEMPO dalam memperingati Hari Kartini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Dian Sastrowardoyo berbagi cerita mengenai kebiasaannya saat bepergian ke luar negeri menggunakan transportasi udara. Sebagai pekerja seni bidang perfilman, menurut Dian, dirinya selalu mengisi waktu perjalanan dengan menonton film.

    "Kalau naik penerbangan SQ (Kode IATA dari Singapore Airlines) saya biasanya langsung nonton film India, Iran, Vietnam," katanya saat menghadiri jumpa media Singapore Airlines-BCA Travel Fair di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Agustus 2019.

    Dian menjelaskan film-film tersebut, umumnya tidak ditayangkan di bioskop Indonesia. "Film di negara-negara tetangga yang susah (mendapatkan akses) menontonnya," ujarnya. Selain itu, menurut dia tidak semua maskapai penerbangan luar negeri juga menyediakan film yang ia maksud itu.

    "Ada yang sangat unik dari film-film yang dipilih oleh Singapore Airlines. Film-film yang dipasang sudah dikurasi dengan baik," ucap Dian yang terkenal sebagai pemeran dalam film "Ada Apa Dengan Cinta?" itu.

    Menurut dia, menonton film di pesawat adalah cara mengisi waktu yang menyenangkan. "Karena saat penerbangan jarak jauh adalah kesempatan untuk mengejar film yang menjadi list yang harus ditonton," katanya.

    Manajer Hubungan Masyarakat Singapore Airlines Indonesia Glory Henriette mengatakan setelah penumpang menonton salah satu film, maka akan ditawarkan lagi yang alirannya serupa.

    "Setelah menonton suatu film, akan ditawarkan film sejenis yang disukai. Jadi kalau suka horor, drama, roman, nanti pilihannya muncul sesuai genre yang disukai," ucapnya.

    Film-film Aingapore Airlines merupakan film pilihan, yang jarang diputar di bioskop-bioskop Indonesia. Foto: @singaporeair


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.