Ubud Village Jazz Festival, Untuk Turis dan Merayakan HUT RI

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik Glenn Buschman Jazz Academy dari Jerman tampil dalam Ubud Village Jazz Festival 2017 di Ubud, Bali, 11 Agustus 2017. Festival musik ini bertujuan lebih mempopulerkan musik jazz di kalangan masyarakat. Johannes P. Christo untuk TEMPO

    Grup musik Glenn Buschman Jazz Academy dari Jerman tampil dalam Ubud Village Jazz Festival 2017 di Ubud, Bali, 11 Agustus 2017. Festival musik ini bertujuan lebih mempopulerkan musik jazz di kalangan masyarakat. Johannes P. Christo untuk TEMPO

    TEMPO.CO, Gianyar - Acara Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2019 memiliki penggemar khusus dan sebagian merupakan wisatawan asing. Festival ini digadang-gadang mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata melalui acara tahunan.

    "Event ini merupakan salah satu upaya melestarikan seni budaya yang memiliki nilai jual dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Tenaga Ahli Sekretaris Kementerian Bidang Manajemen Krisis Kepariwisataan I Gusti Ngurah Putra, Jumat, 17 Agustus 2019. 
     
    Sekitar 2.000 pengunjung menghadiri acara musik jazz terbesar di Bali yang berlokasi di Arma Museum & Resort Ubud. Yang istimewa, panggung portabel yang ramah lingkungan digunakan untuk membuat panggung Giri, Pagi dan Subak. 
     
    Ngurah Putra juga terkesan karena acara UVJF 2019 digelar bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. “UVJF memberikan makna tersendiri untuk kemerdekaan Indonesia,” ujarnya. 
     
    Pada pembukaan UVJF 2019 menampilkan kesenian Okokan. Okokan, salah satu alat musik bunyi-bunyian yang pada umumnya terbuat dari bahan kayu yang dilobangi hampir menyerupai kentungan.
     
    Ada sebelas grup musisi luar dan dalam negeri yang tampil pada hari pertama UVJF 2019 di antaranya, Aram Rustamyants “New Centropezn Quartet” musisi asal Rusia, Sri Hanuraga Trio Feat Dira Sugandi, musisi Indonesia, Arcing Wires asal Sydney, Australia dan Yvon Thibeault “perspectives”, drummer Jazz asal Kanada yang saat ini tinggal di Bali.
     
    MADE ARGAWA
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.