Di Beijing Jual Sate Lipan dan Dimakan Itu Biasa

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koki Ernesto Martinez menyajikan hidangan dengan kelabang di restoran La Cocinita de San Juan, Meksiko, 12 September 2014. Hidangan tersebut disediakan hanya untuk penikmat serangga berbahaya. selain kelabang ada juga laba-laba dan kalajengking. REUTERS/Henry Romero

    Koki Ernesto Martinez menyajikan hidangan dengan kelabang di restoran La Cocinita de San Juan, Meksiko, 12 September 2014. Hidangan tersebut disediakan hanya untuk penikmat serangga berbahaya. selain kelabang ada juga laba-laba dan kalajengking. REUTERS/Henry Romero

    TEMPO.CO, Jakarta - Lipan atau kelabang menjadi musuh domestik umumnya keluarga di Indonesia. Makhluk ini avertebrata ini suka tempat lembab nan gelap, atau celah-celah sempit. Gigitannya bisa menyebabkan demam. 

    Namun, ternyata lipan adalah komoditas ekspor. Makhluk ini bisa dijual dalam bentuk sate lipan ke Vietnam dan China. Ricky Santri Kurniawan (22), bahkan mengekspor sate kelabang sebanyak 100.000 ekor atau 460 kg.

    Pemuda asal Perdaungan Serdang Berdagai, Sumatera Utara itu, langsung jadi pembicaraan warganet. Ia mengekspor komoditas itu dengan harga Rp1,2 juta per kilogram. Lipan yang cacat biasanya jadi pakan ikan arwana, sementara yang bagus dan utuh dijadikan sate atau dikeringkan. Bahkan ada yang jual sate lipan untuk dikonsumsi.

    Vietnam dan China sejak dulu menjadikan lipan alias kelabang sebagai obat dan dikonsumsi. Di pasar tradisional atau pusat kuliner tradisional di Beijing, sate lipan sangat mudah ditemukan. Wisatawan bisa mencicipinya di Donghuamen Night Market, Beijing. Di lapak-lapak kaki lima itu, dijajakan sate kelabang, kalajengking hingga sate kuda laut. Masyarakat Cina meyakini, makanan-makanan itu nikmat sekaligus berkhasiat.

    Pasar malam Donghuamen sudah ada sejak 1984, dan menjadi tujuan wisatawan yang ke Beijing untuk makan malam atau sekadar mengudap makanan ringan ekstrem itu. Penjaja di pasar itu menyebut, kalajengking ketika sudah digoreng, bisanya hilang. Berbagai ukuran kalajengking goreng dijaja di situ. Soal rasa, merupakan perpaduan antara popcorn garing dengan mentega. Pilihan bumbu yang ditawarkan berupa pedas, manis, dan gurih.

    Lipan atau kelabang yang digoreng yang tampil seperti sate, juga populer selain kalajengking goreng itu. Rasa kelabang mirip dengan kalajengking, namun after taste-nya agak pahit. Biasanya dimakan dengan merica dan garam tambahan. Selain, dua binatang berbisa, pasar ini juga menyediakan belalang goreng – makanan yang populer pula di Indonesia.

    Namun, karena belum terbiasa, wisatawan dari Indonesia umumnya jarang yang mau mengudap kuliner ekstrem itu. Nah, berani tantangan makan kelabang atau kalajengking itu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.