Ini Dia Profil Candi Arjuna, Lokasi Dieng Culture Festival 2019

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tujuh derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna, di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019). Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu ekstrem hingga di bawah nol derajat Celsius telah terjadi sepuluh kali sejak pertengahan Mei, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

    Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tujuh derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna, di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019). Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu ekstrem hingga di bawah nol derajat Celsius telah terjadi sepuluh kali sejak pertengahan Mei, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan Candi berada di dataran tinggi Dieng. Salah satunya yang masih komplit arsitekturnya adalah Candi Arjuna. Lokasinya di perbatasan antara Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, juga memudahkan wisatawan menjangkaunya.

    Mengutip National Geographic, Candi Arjuna merupakan salah satu peninggalan agama Hindu yang beraliran Syiwa. Para arkeolog memperkirakan, Candi Arjuna merupakan candi Hindu pertama yang dibangun di Jawa pada abad ke-7.

    Dalam cluster kompleks Candi Arjuna, candi itu berada paling ujung utara. Di depan Candi Arjuna terdapat Candi Semar yang diperkirakan sebagai pelengkap dari Candi Arjuna. Di Candi Arjuna inilah diadakan upacara pemotongan anak-anak berambut gimbal. Ada yang menyebut bocah gembel atau bocah bajang.

    Catatan prasasti yang tersimpan di Museum Nasional Jakarta, menyebut Candi Arjuna dibangun pada 731 Caka atau tahun 808 Masehi. Prasasti tersebut merupakan prasasti tertua dengan tulisan Jawa Kuno.

    Dari pasasti itulah para arkeolog menyimpulkan bahwa Candi Arjuna dibangun pada pemerintahan raja-raja Wangsa Sanjaya. Di sekitar kawasan Candi Arjuna juga ditemukan arca Dewa Syiwa – yang kini disimpan di Museum Nasional Jakarta.

    Awal mula ditemukan pada 1814 oleh tentara Belanda Thedorf van Elf, Candi Arjuna terendam dalam rawa. Baru 40 tahun kemudian dilakukan pemugaran HC Cornelius. Ia mengeringkan rawa tersebut dan mulai melakukan restorasi. Selanjutnya, J Van Kirnsberg dibantu pemerintah Kolonial Belanda melanjutkan pekerjaan Cornelius.

    Berlokasi di atas ketinggian 2.093 meter diatas permukaan laut (mdpl), Candi Arjuna berada di lingkungan yang sejuk. Meski berada di persimpangan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, secara administratif, ia berada di Kabupaten Banjarnegara.

    Dengan keelokannya dan berada di wilayah kampung budaya, Candi Arjuna menjadi tempat yang sempurna menghelat Dieng Culture Festival 2019.

    Agenda acara Dieng Culture Festival. Foto: @budparbanjarnegara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.