Dunia Berutang pada Destinasi Wisata Alam Indonesia Ini

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati matahari tenggelam dari atas Hammock di Pantai Karang Copong. Pantai ini berada di Selat Panaitan dan masuk dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Banten, 2 Agustus 2015. TEMPO/Frannoto

    Wisatawan menikmati matahari tenggelam dari atas Hammock di Pantai Karang Copong. Pantai ini berada di Selat Panaitan dan masuk dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Banten, 2 Agustus 2015. TEMPO/Frannoto

    Taman Nasional Tanjung Puting

    Taman Nasional Tanjung Puting terletak di semenanjung Kalimantan Tengah. Ia merupakan ruang konservasi orangutan terbesar di dunia dengan populasi mencapai 30.000-40.000 orangutan. Selain menampung orangutan, Tanjung Putting merupakan cagar biosfer sejak 1977. Sementara penunjukannya sebagai taman nasional sejak 1982.

    Taman Nasional Tanjung Puting ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Tanjung Puting, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan. Dengan menyandang taman nasional dan cagar biosfer sekaligus, Tanjung Putting menjadi magnet wisatawan dunia. 

    Taman Nasional Way Kambas

    Menyebut Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung, selalu identic dengan gajah. Tak salah, pasalnya TNWK adalah Pusat Pelatihan Gajah sejak 1985. Sekitar 290 ekor gajah telah dijinakkan dan dilatih dengan baik.

    Namun alam liar Way Kambas merupakan ekosistem hutan rawa air tawar, padang alang-alang, dan hutan pantai. Sekitar 50 jenis mamalia hidup di dalamnya, seperti badak Sumatera, gajah Sumatera, harimau Sumatera, tapir, anjing hutan, dan siamang. Tidak hanya mamalia, ada juga sekitar 40 jenis burung, seperti bangau sandang lawe, bangau tong-tong, sempidan biru, kuau,dan pecuk ular.

    Pawang mengiring gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) menuju Rumah Sakit Gajah Prof Dr Ir Rubini Atmawidjaja di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Rumah sakit Gajah Prof Dr Ir Rubini Atmawidjaja didirikan pada 31 Januari 2012 merupakan Rumah Sakit Gajah (RSG) pertama di Indonesia dan Asia. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Taman Nasional Ujung Kulon

    Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat, didirikan pada tahun 1992. Taman nasional seluas 120,551 ha, merupakan rumah badak bercula satu yang dulunya bisa ditemukan nyaris di seluruh Jawa Barat. Selain itu terdapat pula banteng jawa yang dilindungi World Wildlife Foundation (WWF)-Indonesia.

    Selain melindungi badak bercula satu dan banteng, Taman Nasional Ujung Kulon memiliki pantai-pantai yang indah. Dengan hamparan hutan dan kawasan hutan bakau yang masih terjaga, membuat taman nasional ini kerap didatangi wisatawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H