Apa Saja Kegiatan Jemaah Haji 2019 Saat Senggang di Mekah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah melakukan ibadah salat berjamaah di puncak Jabal Rahmah saat melakukan ibadah wukuf di Padang Arafah dalam ibadah Haji di luar kota suci Mekah, Arab Saudi 20 Agustus 2018. Menuju ke padang Arafah, jemaah calon haji Indonesia yang berjumlah sekitar 221 ribu orang akan berpindah dari Makkah ke Arafah dalam tiga tahap. (AP Photo/Dar Yasin)

    Jemaah melakukan ibadah salat berjamaah di puncak Jabal Rahmah saat melakukan ibadah wukuf di Padang Arafah dalam ibadah Haji di luar kota suci Mekah, Arab Saudi 20 Agustus 2018. Menuju ke padang Arafah, jemaah calon haji Indonesia yang berjumlah sekitar 221 ribu orang akan berpindah dari Makkah ke Arafah dalam tiga tahap. (AP Photo/Dar Yasin)

    TEMPO.CO, Mekah - Sebagian jemaah haji Indonesia sudah tiba di Tanah Suci Mekah. Ketika ritual haji belum tiba, mereka mengisi waktu dengan berbagai aktivitas selain beribadah. Ada yang berbelanja atau sekadar kongko-kongko bersama sesama jemaah haji lainnya.

    Jemaah haji Indonesia umumnya berbelanja di pertokoan yang berada dalam satu gedung dengan hotel tempat mereka menginap. Jemaah haji bernama Amran, 70 tahun, yang menginap di Hotel 104 kawasan Syisyah, Mekah, sedang berbelanja bersama istrinya pada Rabu, 24 Juli 2019.

    Mereka berbelanja di toko milik orang Indonesia yang berjarak beberapa puluh meter dari hotel tempatnya menginap. "Saya membeli baju buat cucu dan tikar untuk persiapan di Arafah," kata Amran yang mengaku sudah mendaftar haji sejak 2011.

    Jemaah haji Indonesia mengisi waktu di Mekah dengan berbelanja dan kongko-kongkow sebelum melakukan ritual haji. Foto: Antara

    Adapun istri Amran, Darwisah, 67 tahun, membeli sajadah karena tidak membawa peralatan lengkap dari Tanah Air. "Saya malas kalau terlalu banyak bawaan," ucap dia.

    Sementara itu, sejumlah jemaah haji yang tergabung dalam Kloter JKG 01 memilih kongko-kongko di selasar kamar bersama rekan serombongan. "Selain beribadah, kami selalu berkumpul untuk sekadar bercerita dan makan bersama mengobati rasa rindu dengan keluarga di Tanah Air," kata Dharmono yang berasal dari Mampang, Jakarta Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.