15 Destinasi Wisata Indonesia yang Diakui Dunia

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para peselancar wanita berkebaya berpose di depan papan surfing saat acara Kartini Go Surf untuk memperingati Hari Kartini di Pantai Kuta, Bali, 20 April 2019. Johannes P. Christo

    Para peselancar wanita berkebaya berpose di depan papan surfing saat acara Kartini Go Surf untuk memperingati Hari Kartini di Pantai Kuta, Bali, 20 April 2019. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan bentang alam yang luas, Indonesia merupakan negeri kepulauan yang kaya destinasi wisata. Planet Ware menyebut Indonesia memberi para petualang pilihan untuk menjelajahi kuil kono, mendaki gunung api aktif, hingga menyelam di perairan yang jarang disentuh manusia. 

    Wisatawan bisa disuguhi wisata urban yang hiruk pikuk seperti Jakarta lalu melompat dalam kesendirian di Tana Toraja, Bali, atau menyaksikan Gunung Anak Krakatau yang tak stabil. Planet Ware mengungkap 15 tujuan wisata yang menjadi magnet dunia.

    1. Pantai di Bali

    Bali dapat dikatakan sebagai tempat liburan paling populer di Indonesia, Bali memiliki sejumlah landmark budaya dan tradisi yang membuat kunjungan wisatawan jadi lebih bermanfaat. Namun Bali juga menyediakan pantai-pantai pasir putih yang hangat dan laut yang membiru. Kuta merupakan pantai paling populer yang pas bagi mereka yang gemar menggabungkan matahari, berselancar, dan bersosialisasi. Pilihan lain yang lebih tenang adalah pantai-pantai di Nusa Dua. Sementara Sanur adalah pantai yang tepat untuk olahraga air dan menyaksikan pentas budaya.

    Sejumlah lampion berterbangan di sekitar Candi Borobudur saat perayaan Waisak 2563 BE/2019 di Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 19 Mei 2019. Pelepasan ribuan lampion itu merupakan simbol perdamaian serta menjadi rangkaian perayaan Tri Suci Waisak. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    1. Borobudur

    Candi Borobudur memiliki reputasi sebagai candi agama Budha terbesar dan tertua. Dibangun oleh Dinasti Syailendra pada abad ke-8, UNESCO menjadikannya warisan budaya dunia. Terpendam karena letusan Gunung Merapi selama ribuan tahun, lalu ditemukan kembali pada tahun 1800-an. Atraksi terbaik menikmati Borobudur adalah saat matahari terbit, ketika matahari membentuk siluet stupa yang megah.

    1. Orangutan Kalimantan

    Kalimantan merupkan destinasi untuk menikmati wisata alam dan budaya. Kota-kota di Kalimantan dikepung hutan dan dihuni Suku Dayak, yang merupakan penduduk asli Kalimantan selain masyarakat Melayu. Orangutan bisa dilihat di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Taman nasional ini merupakan rumah bagi populasi orangutan terbesar di dunia.

    1. Kepulauan Gili

    Kepulauan Gili adalah daya tarik utama di Lombok, yang telah meningkat popularitasnya di kalangan backpacker dan turis dalam beberapa tahun terakhir. Pulau-pulau indah ini menawarkan pantai yang menyaingi Bali dalam keindahannya, serta peluang untuk menyelam dan bahkan snorkeling di cagar alam kura-kura. Jika Anda mencari aksi penyu lainnya, Anda bisa melihat tempat penetasan kura-kura. Berperahu kayak juga populer di Gili, dan jika ingin menyatukan jiwa dan raga, Gili adalah tempat terbaik untuk yoga. Kepulauan Gili memberikan alternatif yang lebih santai, meski tetap menggairahkan, dari Bali yang populer. 

    Seekor komodo berada di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, Ahad, 14 Oktober 2018. Pulau Rinca yang merupakan zona inti Taman Nasional Komodo, dihuni lebih dari 1.500 ekor komodo. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    1. Taman Nasional Komodo

    Siapa yang tidak bermimpi melihat naga setidaknya sekali dalam hidup mereka? Komodo di Indonesia bukanlah makhluk mitos, namun mereka adalah binatang yang ganas dan mematikan. Taman Nasional Komodo, situs Warisan Dunia UNESCO, meliputi lima pulau utama dan sejumlah pulau kecil, serta wilayah laut di sekitarnya. Taman Nasional ini berada di Nusa Tenggara Timur, yang memungkinkan wisatawan melakukan aktivitas pendakian, menyelam, hingga mengunjungi desa-desa wisata..

    1. Hutan Kera Suci, Ubud

    Ubud adalah jantung budaya Bali, dan di sinilah Anda akan menemukan Hutan Kera Suci, ruang yang tenang untuk menikmati keagungan budaya Bali. Di kuil Hindu ini, Anda akan melihat banyak kera ekor panjang, spesies monyet yang biasa terlihat di seluruh Asia Tenggara. Kuil ini menggabungkan aspek-aspek dari beberapa agama yang berbeda, menjadikannya unik di antara jenis-jenis tempat ibadah Hindu lainnya.

    1. Gunung Bromo

    Di antara jajaran gunung berapi, Bromo merupakan salah satu yang paling terkenal. Pemandangannya luar biasa terutama di atas kaldera saat matahari terbit. Puncak Bromo terpangkas karena letusan dan Anda masih bisa melihat asap putih mengepul dari puncaknya. Gunung berapi ini adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, rumah bagi orang Tengger, sebuah kelompok etnik yang berasal dari kerajaan Majapahit kuno.

    Suasana Upacara Mangrara Banua secara Aluk Todolo di Sangalla, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 27 Desember 2017. ANTARA

    1. Tana Toraja

    Tana Toraja berada di Provinsi Sulawesi Selatan, yang dikenal dengan ritual yang mistis. Daya tarik utama adalah budaya, dari arsitektur rumah hingga upacara adat. Gaya arsitektur Tongkonan mirip dengan perahu. Masyarakat Tana Toraja memiliki tradisi pemakaman yang unik. Selain mengawetkan mayat, mereka juga membuat patung-patung di goa-goa yang berfungsi sebagai lokasi pemakaman. 

    1. Kalimantan

    Salah satu pulau terbesar di Indonesia ini memiliki keragaman ekologis, seperti burung, badak, gajah kerdil, dan berbagai binatang lainnya. Di Kalimantan, Anda dapat melakukan perjalanan menyusuri terpanjang di Indonesia, Sungai Kapuas. Atau melihat pedesaan Suku Dayan gang dipengaruhi budaya China, Malaysia, dan bahkan Eropa. Sementara di Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Kalimantan Barat, merupakan cagar alam untuk orangutan, macan tutul, kukang, beruang madu, dan banyak spesies lainnya. 

    1. Danau Toba

    Satu lagi keajaiban alam Indonesia adalah Danau Toba. Danau ini terbentuk oleh ledakan Gunung Toba purba antara 69.000 dan 77.000 tahun yang lalu. Danau seluas 1.145 km2 ini memiliki kedalaman 450 meter. Aktivitas vulkanik masih tercatat secara teratur di sini dan telah mendorong beberapa pulau ke atas permukaan air. Di sini, Anda bisa pergi berenang, bermain ski air, bermain kano, atau memancing, atau berolahraga di pantainya.

    1. Gunung Krakatau

    Letusan Krakatau yang terkenal terjadi pada tahun 1883, yang menggelapkan Eropa dan mengambil korban yang sangat besar pada kehidupan manusia di Jawa dan Sumatra di dekatnya. Anak Krakatau, "Anak Krakatau," adalah yang termuda dari pulau-pulau yang dibentuk oleh letusan tahun 1883. Mulai tampak sekitar 1930 di permukaan laut. Gunung Anak Krakatau yang muncul di bekas Gunung Krakatau ini masih sangat aktif, menyemburkan asap dan api. 

    1. Gunung Rinjani

    Gunung Rinjani memiliki kaldera atau danau kawah yang tercipta pada letusan di abad ke-13. Di dalam kaldera tersebut terdapat gunung baru, yang disebut Gunung Segara Anakan. Sementara di Taman Nasional Rinjani, Anda dapat melihat binatang seperti monyet hitam, kera ekor panjang, kakatua jambul belerang, dan spesies eksotis lainnya. Tersedia jalur berpemandu, dan Anda dapat berkemah semalam di taman nasional.

    Suasana Pura Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. TEMPO/Abdi Purmono

    1. Pura Tanah Lot

    Ini adalah salah satu candi paling populer di Bali, dibangun di atas formasi batu di atas laut. Meskipun karena Pura Tanah Lot menarik orang berbondong-bondong, terutama pada waktu untuk menangkap matahari terbenam. Kompleks candi ini ditemukan di pantai selatan desa Beraban, dan Anda dapat berjalan ke kuil saat air surut. Begitu matahari terbenam, jelajahi kios-kios di pasar Tanah Lot untuk membeli oleh-oleh khas Bali.

    1. Kepulauan Banda

    Kepulauan Banda memang tak sepopuler Bali dan Lombok, namun 10 pulau dalam gugus kepulauan Banda menyimpan keindahan yang tak bisa dilewatkan. Kedalaman Laut Banda mencapai lebih dari 6.500 meter. Banda merupakan pulau rempah sejak era kolonial. Di sini terdapat situs pengasing Bung karno presiden pertama Indonesia. Bawah laut Banda menawarkan spesies hiu, penyu, paus, ikan endemic scorpionfish, lobster, dan sejumlah besar spesies lainnya.

    1. Sawah Jatiluwih, Bali

    Pantai mungkin menjadi hal pertama yang terlintas dalam pikiran ketika Anda berpikir tentang Bali, tetapi sawah hijau merupakan atraksi istimewa lainnya. Bahkan, Sawah Jatiluwih ditetapkan sebagai Landscape Budaya UNESCO sebagai bagian dari Sistem Subak Bali. Lahan yang diolah dengan cermat adalah bukti kekayaan sumber daya alam di Bali, serta keterampilan yang diasah secara cermat oleh para petani setempat. Tidak ada kunjungan ke Bali yang lengkap tanpa melihat sawah-sawah Jatiluwih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.