Dal, Sensasi Kuliner India Berbumbu 20-30 Rempah

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dal tadka kuliner India, hidangan berkuah dengan tekstur kental saat peluncuran VAANGO-The Gastronomic Heritage Of India di Restoran La Brasserie, Senin (15/7). TEMPO/Bram Setiawan

    Dal tadka kuliner India, hidangan berkuah dengan tekstur kental saat peluncuran VAANGO-The Gastronomic Heritage Of India di Restoran La Brasserie, Senin (15/7). TEMPO/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Disajikan dalam rupa kental dengan aroma mirip gulai. Namun, komposisi utamanya berupa kacang-kacangan dengan campuran bumbu yang aromanya pekat. Dal, adalah kuliner India, makanan berkuah dengan ciri khas tekstur yang kental.

    "Hal yang paling rumit adalah mencampur semua jenis rempah-rempah supaya rasanya enak," kata Desmond Carneiro, juru masak eksekutif Le Méridien Jakarta, saat peluncuran VAANGO – The Gastronomic Heritage of India di restoran La Brasserie, Senin, 15 Juli 2019.

    Dal memiliki genre yang berbeda. Saat peluncuran VAANGO – The Gastronomic Heritage of India, ada dua kategori kuliner dal yang dihidangkan, yaitu dal tadka dan dal kangan.

    Dal tadka memiliki tampilan cerah, permukaannya tampak tidak mulus karena dipenuhi kacang-kacangan. Demikian juga dengan dal kangan, hanya yang membedakan tampilan warnanya saja yang cenderung lebih gelap. Aromanya pun sedikit berbeda, dal kangan lebih pekat dibandingkan dal tadka.

    "Dal merupakan campuran dari 20 hingga 30 rempah-rempah," tuturnya. Maka, ia menambahkan untuk mendapatkan rasa dal dengan kombinasi variasi bumbu rempah-rempah perlu cermat dalam memadukannya.

    "Hampir kebanyakan makanan itu (dal) membutuhkan waktu (memasak) yang lama," kata Desmond Carneiro.

    Ia menjelaskan bahwa dal tadka, pada masa lampau termasuk makanan raja-raja di India. Sedangkan dal kangan, adalah kuliner khas yang dibuat juru masak Ashwani Mall dari The Westin Pune Koregaon Park.

    Nilai budaya dalam dal menjadi pilihan menu di VAANGO – The Gastronomic Heritage of India di La Brasserie. Resto ini menawarkan pembagian waktu serta harga yang variatif.

    Untuk makan siang dan malam disajikan prasmanan. Saat makan siang, pukul 12.00-15.00, pada Senin sampai Sabtu, harga yang ditawarkan Rp375.000 per orang. Lalu, pada Minggu, Rp415.000 per orang termasuk minuman non-alkohol. Untuk makan malam, pukul 18.00-22.30, pada Senin-Minggu, harga yang ditawarkan Rp395.000 per orang.

    VAANGO juga memberi pengalaman unik kepada penikmat kuliner India. Pada Minggu, 4 Agustus 2019, resto itu mendatangkan juru masak Gurudas Shantaram Mandekar dari The Kitchen Table, W Goa. Ia akan berkolaborasi dengan Desmond Carneiro dan tim kuliner untuk Goan Seafoof BBQ Pool Party.

    Acara dirangkaikan dengan hidangan prasmanan India di restoran La Brasserie dan area kolam renang. Para tamu akan dihibur dengan pentas musik dan disk jockey (DJ). Untuk mengikuti acara Sunday Brunch ini, harga yang ditawarkan sebesar Rp495.000 per orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.