4 Manfaat Solo Travelling

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria travelling. Traveling Lifestyle.com

    Ilustrasi pria travelling. Traveling Lifestyle.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kegiatan travelling memang paling asyik dilakukan bersama teman. Ada teman ngobrol, seru-seruan bareng, dan saling menolong jika ada keperluan tertentu.

    Baca: Tips Travelling, 5 Alat Menjaga Kebersihan Tubuh Saat Bepergian

    Meski begitu, cukup sulit untuk mengajak serta teman ketika hendak travelling. Perbedaan aktivitas kerap membuat agenda wisata menjadi berantakan. Ketimbang lama menunggu jawaban dari teman, ada kalanya seseorang memutuskan untuk travelling sendirian.

    Melakukan solo travelling sejatinya baik untuk diri sendiri. Selain lebih leluasa dan mengasah kemandirian, berikut empat manfaat berwisata sebagai pelancong tunggal seperti dikutip dari pernyataan tertulis layanan wisata online tiket.com.

    1. Meningkatkan rasa percaya diri
    Saat travelling sendiri memang kerap terasa sepi tanpa teman berbincang selama perjalanan. Namun, kesempatan itu memberi pengalaman untuk lebih teliti dalam mengambil keputusan saat perjalanan. Ketika melewati banyak hal sendirian selama travelling, maka lambat laun rasa percaya diri semakin meningkat.

    2. Fokus menikmati pengalaman pribadi
    Solo traveller akan membiasakan diri untuk lebih dekat dengan lingkungan yang dikunjungi. Sementara saat bepergian dengan teman, tak jarang perhatian pun terbagi kepada orang-orang yang ikut pergi bersama.

    Baca juga: Perlukah Mengurus Asuransi Saat Hendak Travelling?

    Saat bepergian sendirian sikap dan kesan pelancong di suatu tempat akan lebih fokus menikmatinya. Pelancong tunggal juga lebih leluasa menentukan tempat menginap dan jenis transportasi yang digunakan selama bepergian.

    3. Bebas menentukan atau mengubah rencana
    Tavelling sendirian membuat orang tersebut lebih teliti dalam merancang persiapan perjalanan. Bebas pula mengutak-atik rencana saat perjalanan berlangsung, misalnya di mana memilih tempat makan, transportasi, dan akomodasi. Pun begitu dalam mengatur jadwal dan agenda melancong.

    4. Berkenalan dengan teman baru
    Pelancong tunggal hanya berinteraksi dengan orang lain. Kesempatan itu bisa menjadi momentum untuk mendapatkan teman baru selama perjalanan. Entah saat menanyakan tempat atau mengisi waktu dengan mengobrol selama dalam kendaraan transportasi umum. Bisa juga menjalin kedekatan dengan penduduk di destinasi wisata tertentu.

    Simak: Bawa Oleh-oleh Travelling, Pilih Makanan atau Suvenir?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.