2 Tradisi Unik di Kampung Tugu Jakarta: Rabo-rabo dan Mandi-mandi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga kampung Tugu menari dan bernyanyi bersama dalam iringan musik keroncong dalam acara Mandi-Mandi di Kampung Tugu, Jakarta Utara, 10 Januari 2016.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Warga kampung Tugu menari dan bernyanyi bersama dalam iringan musik keroncong dalam acara Mandi-Mandi di Kampung Tugu, Jakarta Utara, 10 Januari 2016.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemandu wisata Jakarta, Ira Lathief mempelajari Kampung Tugu di Jakarta Utara pada tiga tahun lalu. Sebagai pemandu wisata, dia harus tahu apa saja keunikan atau potensi wisata dari setiap daerah di Ibu Kota. Dengan begitu, akan lebih mudah mengemasnya menjadi sesuatu yang menarik bagi wisatawan.

    Baca: Melestarikan Budaya Portugis di Kampung Tugu

    Ira Lathief yang juga pendiri Wisata Kreatif Jakarta mengatakan Kampung Tugu dikenal sebagai Kampung Portugis. "Tempat ini adalah permukiman orang-orang keturunan Portugis. Mereka tinggal di sana sejak masa lampau," kata Ira Lathief saat sesi bincang bertema 'Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata' di Museum Sejarah Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

    Dalam acara bincang-bincang sekaligus peluncuran buku Ira Lathief dalam versi digital atau e-book berjudul 'Bukan Ratu Sejagat: Catatan Seorang Tourist Guide' tersebut, dia berbagi cerita tentang Kampung Tugu sekaligus menunjukkan beberapa foto kegiatan penduduk di sana. Ada sebuah foto yang menampilkan suasana kemeriahan di mana orang-orang bermain gitar di pelataran rumah. "Ini adalah tradisi rabo-rabo," tuturnya.

    Pendiri Wisata Kreatif Jakarta, Ira Lathief saat berbagi cerita dalam sesi bincang bertema 'Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata' di Museum Sejarah Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. TEMPO | Bram Setiawan

    Tradisi rabo-rabo, Ira menjelaskan, adalah bermain musik keroncong dari rumah ke rumah. Rabo-rabo dilakukan setiap tahun baru, persisnya pada 1 Januari. "Warga Kampung Tugu yang rumahnya dikunjungi oleh orang-orang yang bermain musik keroncong ini bisa me-request lagu," ujarnya.

    Setiap rumah yang dikunjungi bisa menyertakan perwakilan seorang anggota keluarga untuk mengikuti perjalanan orang-orang yang bermain musik tadi. Dengan begitu, akan terbentuk barisan seperti ekor karena terus memanjang sesuai banyaknya rumah yang disinggahi dan mereka yang mengikuti.

    Baca juga: 
    Digemari Wisatawan Asing, Begini Sejarah Keroncong Tugu Jakarta

    Ira Lathief kemudian memutar gambar berikutnya. Gambar kali ini menunjukkan foto-foto orang dengan wajah penuh bedak. "Ini adalah tradisi mandi-mandi. Kalau anak kecil di sana bilang mandi bedak," kata Ira. Tradisi mandi-mandi adalah cara warga Kampung Tugu merayakan puncak acara tahun baru.

    Tradisi mandi-mandi diadakan sepekan setelah pergantian tahun. Saat itu, warga Kampung Tugu saling membedaki, mengolesi wajah dengan bedak cair yang dimaknai saling memaafkan. "Supaya orang memulai tahun baru dengan hati yang lapang," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H