Jogja International Travel Mart Digelar Awal Juli 2019

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandu wisata menjelaskan replika tradisi sabung ayam di Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung, Bali, 25 Desember 2017. ANTARA FOTO

    Pemandu wisata menjelaskan replika tradisi sabung ayam di Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung, Bali, 25 Desember 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Forum pertemuan para pelaku industri pariwisata dengan calon pembeli potensial, Jogja International Travel Mart atau JITM bakal digelar di Yogyakarta mulai Senin sampai Kamis, 1 - 4 Juli 2019. Kegiatan yang dipusatkan di Royal Ambarukmo Hotel itu menjadi ajang bertemunya ratusan penyedia jasa perjalanan wisata dengan calon pembeli jasa potensial luar negeri.

    Baca: Pemerintah Siapkan Pedoman Wisata Halal, Apa yang Diperhatikan?

    Beragam pelaku wisata bakal terlibat dalam kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Asosiasi Perjalanan Wisata (ASITA) DI Yogyakarta, dan Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) DI Yogyakarta, itu. Mulai agen perjalanan, hotel, restoran, objek wisata, dan pihek terkait di kawasan Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya.

    "Kami mencatat ada 120 buyer luar negeri yang mendaftar di forum ini," ujar Edwin Ismedi, Ketua Jogja International Travel Mart atau JITM 2019 pada Jumat, 28 Juni 2019. Para buyer luar negeri ini diantaranya berasal dari Malaysia, Ukraina, India, Prancis, Filipina, Singapura, Vietnam, Italia, Uni Emirat Arab, hingga Jerman.

    Edwin mengatakan kegiatan yang mengusung tema 'Jogjakarta, A New Gateway to Your Journey' itu menjadi platform yang tepat untuk proses jual beli perjalanan wisata. "Ajang ini bisa menjadi sarana informasi awal kepada para pelaku pariwisata, terutama pembeli mengenai Yogyakarta International Airport atau YIA di Kulon Progo yang beroperasi penuh pada 2020," ujarnya. Informasi mengenai bandara YIA dicantumkan pula dalam Directory Book Jogja International Travel Mart 2019.

    Jogja International Travel Mart menerapkan konsep Business to Business (B2B) Networking Meeting yang mempertemukan pembeli dengan penjual jasa lewat tatap muka singkat. Pertemuan langsung itu menjadi peluang saling memperkenalkan produk dan jasa masing-masing.

    Baca juga: 
    Presiden Argentina Wisata ke Kota Tua, Janji Kembali Demi Wayang

    Apabila merasa ada kecocokan bisnis, maka mereka mendapat kesempatan menggali lebih dalam kemungkinan kerjasama melalui kegiatan informal. Para calon pembeli jasa juga dapat mengikuti educational trip dengan memilih antara berkunjung ke Candi Borobudur atau melakukan Lava Tour Merapi. Acara Jogja International Travel Mart akan ditutup dengan makan malam di di Beteng Vredeberg Yogya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.