5 Tempat Wisata Paling Populer pada Lebaran 2019 versi JavaMifi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mt. Rokko Cable Car yang telah beroperasi sejak 1932, akan membawa wisatawan melewati hutan di kawasan Mt Rokko National Park, Kobe, Jepang. (rokkosan.com)

    Mt. Rokko Cable Car yang telah beroperasi sejak 1932, akan membawa wisatawan melewati hutan di kawasan Mt Rokko National Park, Kobe, Jepang. (rokkosan.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyedia layanan sewa WiFi saku, JavaMifi, merangkum lima tempat wisata populer selama libur Lebaran 2019 berdasarkan data pemesanan modem selama periode Mei hingga minggu kedua Juni lalu.

    Baca: Triathlon Ironman Bintan: 2.000 Tamu, 55 Negara, Kejutan Hujan

    Pendiri JavaMifi Andintya Maris mengatakan kelima destinasi populer itu yakni Jepang, Eropa, Korea Selatan, China dan Australia. "Berdasarkan total pemesanan JavaMifi selama periode libur Lebaran 2019, Jepang menjadi destinasi utama para pejalan (traveller) dengan persentase mencapai 27,1 persen," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 26 Juni 2019.

    Panjangnya libur Lebaran bagi sebagian keluarga yang dapat mengambil cuti dari akhir Juni lalu, dimanfaatkan untuk bepergian ke destinasi yang lebih jauh.

    Data JavaMifi mencatat benua Eropa sebagai tujuan terbanyak kedua dengan persentase mencapai 20,3 persen. Sementara di posisi ketiga diduduki Korea Selatan 8,7 persen. Destinasi lainnya yang menjadi pilihan wisatawan Indonesia untuk menghabiskan libur Lebaran 2019 adalah China dan Australia dengan persentase masing-masing 8,4 persen dan 8 persen.

    Sedangkan negara tetangga Singapura yang selama ini selalu berada di posisi tiga besar, pada kali ini tergeser posisinya ke peringkat keenam. "Kami telah memprediksi lonjakan pesanan yang terjadi untuk musim libur Lebaran tahun ini. Tren destinasi ini juga menjadi bahan pertimbangan kami untuk bekerja sama dengan mitra lokal di negara-negara tersebut seperti yang telah kami lakukan dengan Jepang beberapa bulan sebelumnya," kata Andintya.

    JavaMifi merupakan merek lokal penyedia layanan sewa WiFi saku untuk para pelancong. Perusahaan itu menyediakan koneksi internet 4G tak terbatas yang dapat dinikmati pelancong Indonesia yang bepergian ke luar negeri atau bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia

    Jakarta - Penyedia layanan sewa WiFi saku, JavaMifi, merangkum lima destinasi populer selama libur Lebaran 2019 berdasarkan data pemesanan modem selama periode Mei hingga minggu kedua Juni lalu.

    Pendiri JavaMifi Andintya Maris mengatakan kelima destinasi populer itu yakni Jepang, Eropa, Korea Selatan, China dan Australia. "Berdasarkan total pemesanan JavaMifi selama periode libur Lebaran 2019, Jepang menjadi destinasi utama para pelancong dengan persentase mencapai 27,1 persen," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 26 Juni 2019.

    Panjangnya libur Lebaran bagi sebagian keluarga yang dapat mengambil cuti dari akhir Juni lalu, dimanfaatkan untuk bepergian ke destinasi yang lebih jauh.

    Data JavaMifi mencatat benua Eropa sebagai tujuan terbanyak kedua dengan persentase mencapai 20,3 persen. Sementara di posisi ketiga diduduki Korea Selatan 8,7 persen. Destinasi lainnya yang menjadi pilihan wisatawan Indonesia untuk menghabiskan libur Lebaran 2019 adalah China dan Australia dengan persentase masing-masing 8,4 persen dan 8 persen.

    Sedangkan negara tetangga Singapura yang selama ini selalu berada di posisi tiga besar, pada kali ini tergeser posisinya ke peringkat keenam. "Kami telah memprediksi lonjakan pesanan yang terjadi untuk musim libur Lebaran tahun ini. Tren destinasi ini juga menjadi bahan pertimbangan kami untuk bekerja sama dengan mitra lokal di negara-negara tersebut seperti yang telah kami lakukan dengan Jepang beberapa bulan sebelumnya," kata Andintya.

    Baca: 5 Tips Bersepeda di Copenhagen, Negeri Ramah Pesepeda

     

    JavaMifi merupakan merek lokal penyedia layanan sewa WiFi saku untuk para pelancong. Perusahaan itu menyediakan koneksi internet 4G tak terbatas yang dapat dinikmati pelancong Indonesia yang bepergian ke luar negeri atau bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.