12 Ribu Nasi Pecel Pincuk Ramaikan Festival Kota Madiun

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kota Madiun memecahkan rekor Muri untuk nasi pecel terbanyak dengan 9.217 nasi pecel pincuk di Alun-Alun Kota Madiun, Sabtu (31/12). TEMPO/Ishomuddin

    Kota Madiun memecahkan rekor Muri untuk nasi pecel terbanyak dengan 9.217 nasi pecel pincuk di Alun-Alun Kota Madiun, Sabtu (31/12). TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Madiun - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur menggelar festival nasi pecel pincuk (bungkus) daun pisang di alun-alun Kota Madiun, Sabtu, 22 Juni 2019. Masyarakat yang datang dapat menikmati kuliner yang disediakan sebanyak 12 ribu pincuk secara gratis.

    Porsi sebanyak itu diborong pemerintah dari 12 pedagang pecel di Kota Madiun. Masing-masing pengolah makanan khas mendapat jatah 100 pincuk dengan total harga Rp 7,5 juta. Adapun isian nasi pecel meliputi sayuran rebus, seperti kacang panjang, kangkung, dan kecambah.

    Pecel pincuk madiun juga bertabur serundeng kelapa, tempe orek, kemudian diguyur sambal pecel cair. Sedangkan lauknya, seperti tempe goreng, rempeyek teri, dan kerupuk puli atau lempeng.

    "Nasi pecel memang sudah membumi di Kota Madiun. Tapi kali ini dinikmati bersama," kata Wali Kota Madiun Maidi. Nasi pecel merupakan ikon kuliner di Kota Madiun. Selain banyak pelaku usaha kuliner ini banyak menjadi jujugan warga dari luar daerah, sejumlah monumen penjual nasi pecel pincuk didirikan di sejumlah titik strategis, salah satunya di perempatan Jalan Pahlawan.

    Baca juga: Kuliner Pecel Ale Kediri dengan Tauge Jumbo dan Berlapis-lapis

    Maidi mengatakan nasi pecel dari Kota Madiun memiliki ciri khas atau berbeda dibandingkan pecel dari daerah lain. Untuk sambal, misalnya, kacang pada pecel pincuk disarangai lebih dulu dan dicampur dengan beberapa lembar daun jeruk purut. Sebab itu, sambal pecel pincuk Madiun memiliki aroma yang lebih segar dan menggugah selera makan. "Rasanya berbeda dengan pecel dari daerah lain karena ada yang dicampur dengan kencur," ujar Maidi yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Kota Madiun ini.

    Seorang penjual nasi pecel pincuk, Hartatik mengatakan senang karena dilibatkan dalam festival pecel pincuk yang diadakan Pemerintah Kota Madiun. "Alhamdulillah, tahun lalu saya juga dilibatkan untuk membuat pecel dalam rangka hari jadi Kota Madiun tahun lalu," ujar warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.