Pertama Kali Liburan Bersama Balita, Ikuti 5 Tips Supaya Nyaman

Reporter:
Editor:

Dini Pramita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi balita mudik. shutterstock.com

    Ilustrasi balita mudik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengajak balita menikmati liburan pertama kalinya menjadi tantangan bagi setiap orang tua. Tentu saja Anda ingin agar liburan saat lebaran ini menjadi momen yang berkesan tanpa menggadaiakan kenyamanan Anda, pasangan, dan si kecil.

    Baca: Tidak Mudik? Ini Tempat Wisata Alternatif di Ibu Kota Selain Mal

    Supaya liburan tetap seru, menyenangkan, dan terasa nyaman, simak tips berikut ini.

    1. Pastikan kondisi kesehatan prima
    Sebelum berangkat liburan, Anda harus memastikan kondisi kesehatan Anda sendiri, pasangan, dan buah hati dalam kondisi prima. Balita yang sedang demam berpotensi terus-menerus rewel selama dalam perjalanan karena merasa tidak nyaman, yang akan mengganggu kenyamanan Anda, pasangan, dan orang lain di sekitar Anda. Anda dan pasangan juga dituntut untuk fit agar dapat saling bergantian memberikan penjagaan ekstra selama menjalani liburan pertama ini.

    2. Atur perlengkapan yang akan dibawa jauh-jauh hari
    Menyiapkan perlengkapan sejak jauh-jauh hari akan membuat Anda memiliki waktu untuk membawa barang dengan bijaksana, dan seperlunya. Semakin mepet persiapan yang dilakukan, semakin besar kemungkinan membawa perlengkapan yang tidak diperlukan, namun justru melupakan barang yang multifungsi yang pasti digunakan seperti selimut. Hint: tidak perlu membawa banyak makanan karena dapat dibeli selama perjalanan, dan jangan ragu untuk mencuci pakaian selama liburan.

    Baca juga: 7 Wisata Baru di Ancol untuk Rayakan Lebaran dengan Keluarga

    3. Hindari tempat yang terlalu ramai, bising, atau panas menyengat
    Balita cenderung mudah stres di tempat-tempat yang terlalu ramai, bising, atau suhu udaranya panas menyengat. Akibatnya, dia tak akan menikmati perjalanan dan rewel. Situasi ini biasanya akan membuat Anda dan pasangan ikut stres sehingga tidak dapat menikmati liburan. Selain itu, mengajaknya ke tempat yang sangat ramai akan meningkatkan risiko tertular penyakit.

    4. Rencanakan liburan yang singkat saja
    Ingat, Anda membawa serta balita yang baru saja menikmati perjalanan jauhnya dari luar rumah untuk pertama kali. Cukup tetapkan satu daerah, dengan maksimal dua objek wisata dalam satu hari. Terlalu banyak target lokasi akan membuat Anda dan si kecil jadi cepat lelah dan mudah kehilangan konsentrasi.

    5. Pelajari setiap lokasi wisata yang akan dikunjungi dengan detil
    Sebelum berangkat, pastikan Anda paham medan. Cari tahu apakah lokasi tersebut ramah untuk anak, menyediakan sarana sanitasi yang baik, memiliki fasilitas penunjang yang ramah anak seperti restoran ramah anak, dan klinik kesehatan yang mudah dijangkau. Ini penting untuk mencegah Anda terlalu cemas yang justru akan membuat berantakan rencana liburan Anda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.