Wisata Kuliner Sekaligus Lebaran Bersama Sultan Hamengkubuwono X

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga saat menggelar 'open house' di Istana Kepresidenan Yogyakarta, 9 Juli 2016. Dalam open house tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga saat menggelar 'open house' di Istana Kepresidenan Yogyakarta, 9 Juli 2016. Dalam open house tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengadakan open house syawalan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X.

    Agenda open house syawalan yang berlangsung pada Senin, 10 Juni 2019 ini bertempat di Kompleks Kantor Gubernur - Wakil Gubernur Yogyakarta di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta.

    Baca: 2 Hajatan Keraton Yogyakarta Bareng dengan Hari Raya Idul Fitri

    Acara yang digelar setiap tahun ini mampu menyedot perhatian masyarakat Yogyakarta, wisatawan domestik, sampai mancanegara. Masyarakat yang datang mencapai ribuan orang dan mengantre untuk dapat bertemu dan berjabat tangan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Yogyakarta.

    Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta, Imam Pratanadi mengatakan seluruh persiapan open house telah dilakukan untuk menyambut masyarakat yang berniat syawalan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur. "Setelah bertemu dan bersalaman dengan gubernur dan wakil gubernur, tersedia berbagai jamuan makanan yang dapat dinikmati," kata Imam, Jumat 31 Mei 2019.

    Jumlah sajian panganan yang akan disediakan sekitar 4.000 porsi. Menunya, mulai dari soto ayam, nasi liwet, mie rebus, mi goreng, aneka jenang, serta minuman teh dan air mineral.

    Imam mengingatkan agar masyarakat yang ingin mengikuti syawalan mematuhi tata tertib. Beberapa aturan yang disyaratkan adalah wajib mengenakan busana yang rapi dan sopan dan tertib mengantre.

    Baca juga: Dilarang Pakai Kendaraan Bermotor ke Malioboro Usai Libur Lebaran

    Panitia menyediakan tempat penitipan tas demi kenyamanan pelaksanaan acara. "Meski ada tempat penitipan tas, kami mengimbau tak perlu membawa barang," ujarnya. Masyarakat juga dilarang berfoto selfie saat berada di atas bangsal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.