Lima Kiat Mudik Nyaman dan Aman Menggunakan Mobil Pribadi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Mudik saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran menggunakan mobil pribadi bisa dilakukan untuk menikmati perjalanan rute darat. Walau begitu, pemudik dengan mobil tentu perlu mempertimbangkan persiapan yang berbeda dengan menggunakan transportasi umum. Berikut beberapa kiat nyaman dan aman mudik menggunakan kendaraan pribadi, dikutip dari Pegipegi.

    Baca: Mudik Lebaran 2019, Ada Diskon 15 Persen untuk Semua Ruas Tol


    1. Cek Kelayakan Mobil
    Beberapa hari sebelum mudik perlu memastikan mobil dalam kondisi layak untuk perjalanan. Periksa lagi, serta tune-up mobil di bengkel langganan yang terpercaya. Cek ulang air radiator, kampas rem, selang bensin, serta mengganti oli. Periksa lagi kondisi alarm mobil karena berpengaruh juga untuk keamanan. Ada baiknya membawa perlengkapan dongkrak serta beragam kunci untuk mengantisipasi bila kondisi mobil mengalami permasalahan di jalan.

    2. Mempersiapkan jalur alternatif
    Saat mudik arus perjalanan akan sangat padat dibandingkan waktu umumnya. Maka mempertimbangkan pilihan rute juga diperlukan, setidaknya agar tidak melulu terjebak dalam kepadatan jalan. Kemajuan teknologi akan sangat membantu untuk menuntun perjalanan, termasuk memberikan jalur alternatif. Pelayanan Google Maps atau GPS seperti Waze bisa digunakan untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

    3.Isi Daya Gawai
    Selama perjalanan gawai atau gadget akan sering digunakan. Selain untuk menuntun perjalanan menggunakan pelayanan Google Maps, gawai akan digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga yang dituju. Maka perlu diperhatikan daya baterai dan pulsa. Untuk urusan baterai, bisa menyediakan cadangan, atau membawa power bank yang sudah terisi penuh.

    4.Membawa obat-obatan
    Obat-obatan perlu dibawa karena akan sangat menunjang kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan. Obat anti mabuk atau penangkal masuk angin, termasuk suplemen vitamin juga perlu dibawa. Karena kondisi kesehatan yang terganggu akan mengurangi kenyamanan dalam perjalanan.

    Baca: Mudik Lebaran, Maskapai Minta Extra Flight dari Bandara Semarang

    5. Singgah beristirahat
    Perjalanan mudik dengan waktu tempuh yang lama akan melelahkan. Apalagi bila pengemudi hanya satu orang. Suasana perjalanan yang padat kerap membuat kondisi fisik semakin terkuras karena harus menjaga konsentrasi. Maka perlu memanfaatkan tempat istirahat yang tersedia selama perjalanan. Lebih baik bila mengistirahatkan tubuh dengan singgah di penginapan agar tidur lebih nyaman, sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.