Demi Pengalaman, Staycation Saat Liburan Menjadi Pilihan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan keluarga. Shutterstock

    Ilustrasi liburan keluarga. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Fenomena mudik saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran membuat peningkatan kebutuhan akomodasi atau tempat menginap. Menginap di hotel bersama keluarga atau staycation kerap menjadi pilihan.

    Baca: Tak Mudik Lebaran, Pilih Liburan Staycation yang Simpel

    Kepala Pemasaran Akomodasi Traveloka Shirley Lesmana mengatakan tren menginap di hotel saat Lebaran juga dipengaruhi oleh experience economy. Adapun experience economy adalah pengertian untuk pengalaman mengesankan. "Traveloka mencatat adanya pergeseran sudut pandang terhadap kebutuhan akomodasi," katanya saat jumpa media di Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

    Shirley menjelaskan bahwa pergeseran sudut pandang itu juga dipengaruhi tren gaya milenial. Menurut dia, ada pergeseran tren tentang menggunakan uang, yang tidak hanya digunakan untuk membeli barang dalam pengertian bentuk. Uang sekarang digunakan untuk menikmati pengalaman yang mengesankan, dalam hal ini menginap di hotel. "Ketika pengeluaran uang, enggak hanya menjadi obyek, tapi menjadi berperan serta aktif dari pengalaman tersebut," tuturnya.

    Baca: Anda Tidak Mudik, Simak Kegiatan Menarik Selama Libur Lebaran

    Maka, ia menambahkan bahwa hotel tidak lagi melulu digunakan menginap dalam arti aspek fungsi, singgah dan tidur. Penginapan dalam hal ini hotel kerap menjadi pilihan untuk menikmati momentum bersama keluarga. "Sekarang menjadi tujuan itu sendiri," kata Shirley.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.