3.000 Warga Kota Madiun Pawai Obor Sambut Ramadan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak berbagi api untuk menyalakan obor saat mengikuti pawai obor menyambut Tahun Baru Islam di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin, 10 September 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Anak-anak berbagi api untuk menyalakan obor saat mengikuti pawai obor menyambut Tahun Baru Islam di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin, 10 September 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Madiun - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, menggelar pawai obor untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah. Pawai obor yang berlangsung pada Sabtu malam, 4 Mei 2019 itu diikuti lebih dari 3.300 warga Kota Madiun.

    Baca: Makanan Ini Banyak Dicari saat Ramadan

    Pawai obor yang diberangkatkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi bermula dari depan Masjid Agung Baitul Hakim di Jalan Alun-alun Barat Kota Madiun. Setelah itu, arak-arakan yang sebagian besar diikuti oleh pelajar ini menempuh jarak sekitar 3 kilometer.

    Rute yang digunakan adalah dari Alun-alun Barat - Jalan Kolonel Marhadi – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Jawa – Jalan Pahlawan – Jalan Semeru hingga titik terakhir di Jalan Alun-alun Utara. Wali Kota Madiun Maidi mengatakan sengaja mengadakan pawai obor sebagai pengingat akan datangnya bulan Ramadan.

    "Kami juga berharap pawai obor bisa menjadi ikon wisata religi baru di Kota Madiun," kata Maidi. Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota Madiun dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun rutin mengadakan pawai obor menjelang Ramadan.

    Baca juga: Bangun Sahur selama Ramadan, Tantangan buat Penderita Insomnia

    Ketua MUI Kota Madiun, Muhammad Sutoyo mengatakan pawai obor merupakan simbol untuk mengajak masyarakat meningkatkan ibadah selama Ramadan. Api obor, menurut dia, sebagai simbol semangat bagi umat Muslim menyambut datangnya bulan Ramadan. "Ada hadits yang menyatakan bahwa penyambutan bulan Ramadan harus dilakukan dengan gembira," ujar Sutoyo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.