8 Destinasi Wisata Wajib Bagi Para Kutu Buku

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membaca buku. Shutterstock.com

    Ilustrasi membaca buku. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mereka yang suka membaca atau disebut kutu buku juga punya destinasi wisata yang cocok dengan hobinya. Selain bertualang melalui bacaan, para pecinta buku juga bisa mewujudkan imajinasi mereka dengan berjalan-jalan ke tempat yang menarik.

    Baca: 15 Profesi Menjanjikan bagi Si Kutu Buku

    Mengutip keterangan tertulis Agoda -platform pemesanan perjalanan online, berikut tujuan wisata yang menarik bagi para pecinta bacaan berdasarkan asal usul beberapa penulis favorit. Cari tahu lebih dalam tentang penulis idolamu dengan mampir ke kota asal mereka. Dan beberapa kota di antaranya mengilhami karya-karya mereka yang populer.

    1. Kobe, Jepang
    Pahlawan Sastra: Haruki Murakami
    Karya Terkenal: “Kafka on the Shore” dan “1Q84” terbitan Shinchosha
    Objek Wisata Wajib: Kuil Ikuta, Arima Onsen, Jembatan Akashi-Kaikyo
    Murakami dibesarkan di Kobe, yang menjadi latar beberapa kisahnya, seperti novel debutnya “Hear the Wind Sing”. Karya-karya Murakami memiliki elemen surealis, seringkali dengan tema melankolis yang dalam beberapa hal mencerminkan keindahan sekaligus menenteramkan. Nuansa ini dapat ditemukan di banyak kuil yang hening dan pemandangan alam yang menakjubkan di kota kecil yang berada di tepi laut ini.

    2. Camarines Norte, Filipina
    Pahlawan Sastra: Ricky Lee
    Karya Terkenal: “Para kay B” terbitan Philippine Writers' Studio Foundation
    Objek Wisata Wajib: Kepulauan Calaguas, Pulau Apuao Grande, Pantai Bagasbas
    Di luar novelnya “Para kay B,” karya-karya Ricky Lee mencakup penulisan naskah film dan naskah drama. Dia telah bekerja sama dengan beberapa sutradara Filipina yang disegani seperti Lino Brocka dan Ishmael Bernal, dan telah menerbitkan sebuah buku tentang penulisan skenario yang berjudul “Trip to Quiapo”.

    Buku ini menjadi bahan pelajaran utama bagi mahasiswa di perguruan dan sekolah tinggi ilmu komunikasi di Filipina. Kunjungi kota kelahiran Lee di Camarines Norte di pusat Bicol, Filipina dan nikmati pantai-pantainya yang indah seperti yang ada di Pulau Apuao Grande dan gugusan pulau Calaguas.

    Baca juga: Rajin Membaca Buku Bikin Panjang Umur

    3. Pulau Belitung, Indonesia
    Pahlawan Sastra: Andrea Hirata
    Karya Terkenal: Seri “Laskar Pelangi”
    Objek Wisata Wajib: Pantai Tanjung Kelayang, Museum Kata Andrea Hirata, Rumah Tradisional Belitung
    Novel terlaris karya Andrea Hirata, “Laskar Pelangi,” membawa kita kembali ke masa kecilnya dan perjuangan yang dihadapinya dalam mengejar mimpinya dari kota asalnya, Pulau Belitung. Mampirlah di Museum Kata Andrea Hirata yang penuh warna, sebuah museum sastra yang didirikan oleh Hirata pada 2010 untuk menginspirasi orang untuk mengejar impian mereka. Jelajahi pulau yang menginspirasi kisah Hirata dan Anda akan menemukan pantai pasir putih yang indah dan perairan biru yang jernih.

    4. Aracataca, Kolombia
    Pahlawan Sastra: Gabriel García Márquez
    Karya Terkenal: “One Hundred Years of Solitude” terbitan HarperCollins, “Love in the Time of Cholera” terbitan Penguin Classics
    Objek Wisata Wajib: Casa Museo, Casa del Telegrafista
    Kota Aracataca dibangun di sepanjang sungai dengan nama yang sama dan merupakan kota kelahiran pemenang Penghargaan Nobel Kesusastraan Gabriel García Márquez. Desa Macondo dalam novel terkenal García Márquez, “One Hundred Years of Solitude” merupakan ilustrasi dari Aracataca. Jelajahi rumah masa kecil García Márquez yang direkonstruksi menjadi museum dan Casa del Telegrafista saat berada di Aracataca lalu kunjungi Tayrona National Natural Park Kolombia.

    Baca juga: J.K. Rowling di Edinburgh, Skotlandia, bukan Yates, Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.