Menginap di Hotel, Barang Apa Saja yang Boleh Dibawa Pulang?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamar hotel. regalhotel.com

    Kamar hotel. regalhotel.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika menginap di hotel, ada kalanya tamu membawa pulang beberapa barang yang tersedia di sana. Misalnya saja sandal, laudry bag, dan peralatan mandi. Sejatinya ada beberapa barang yang memang boleh dibawa pulang oleh tamu hotel, dan ada pula yang dilarang. Kalau sampai dibawa, siap-siap tagihannya nanti sampai di rumah.

    Baca: Berebut Sandaran Tangan di Kursi Tengah Pesawat, Itu Hak Siapa?

    Assistant Director of Marketing and Communication Hotel Gran Melia Jakarta, Wike Trisnandhini menjelaskan amenities atau fasilitas penunjang yang ada di kamar hotel dan boleh dibawa pulang oleh tamu misalnya sabun, sampo, losion, sikat gigi, pasta gigi, dan sandal. "Kalau masih ada sisa setelah dipakai, tidak apa-apa dibawa oleh tamu," kata Wike kepada Tempo, Rabu 10 April 2019.

    Berbagai fasilitas penunjang tadi, menurut dia, memang disediakan untuk menunjang kenyamanan tamu. Meski begitu, ada juga tamu yang membawa peralatan mandi mereka karena memiliki pilihan sendiri. Peralatan yang tidak digunakan atau bekas pakai tamu, nantinya akan didaur ulang.

    Ilustrasi kamar hotel.

    Wike Trisnandhini melanjutkan sebaiknya tamu memperhatikan peraturan yang diterapkan setiap hotel untuk fasilitas di luar itu, contoh, minibar atau minuman dan makanan ringan yang tersedia di kulkas di dalam kamar hotel. "Ada hotel yang memberikan layanan minibar secara cuma-cuma, tapi ada juga yang tidak," katanya.

    Baca juga: Tips Packing Ringkas ala Pramugari, Dijamin Muat dan Praktis

    Jika tamu menginginkan tambahan bantal, selimut, meminjam peralatan salat, setrika, atau alat pengering rambut, Wike Trisnandhini, mengatakan, semua itu bisa disampaikan tanpa ada tambahan biaya. "Tapi semua itu tergantung bintang hotelnya juga, apakah punya fasilitas tersebut atau tidak," ucap dia.

    Tambahan bantal berbeda dengan tambahan kasur atau ekstra bed yang dikenakan biaya. Musababnya, menurut Wike, jika tamu menambah kuantitas kasur di dalam kamar, berarti jatah sarapan juga bertambah. "Jadi ekstra bed itu bukan dihitung kasurnya saja, melaikan juga berhubungan dengan jumlah makan paginya," katanya.

    Artikel lainnya:
    Sejarah Hanya Boleh Bawa Cairan Maksimal 100 Ml ke Kabin Pesawat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.