Aneka Pilihan Wisata Bahari, Mulai Pantai Sampai ke Bawah Laut

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bermain di pantai. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi bermain di pantai. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisata bahari di Indonesia memiliki beragam pilihan. Mulai dari keindahan pantai, memancing, menyelam di perairan dangkal atau snorkeling, sampai menyelam hingga ke bawah laut. Setiap titik memiliki suasana dan menyuguhkan pemandangan berbeda.

    Baca: 10 Wisata Halal Terbaik Dunia, Indonesia Nomor 1

    Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bidang Destinasi, Johnnie Sugiarto mengatakan wisata bahari tidak akan pernah habis dan tak bakal membosankan untuk terus dijelajahi.

    "Ada yang cocok buat snorkeling, ada juga yang cocok untuk sekadar bermain di pantai," kata Johnnie Sugiarto kepada Tempo seusai sesi bincang bertema 'Pengembangan Usaha Wisata Bahari' dalam acara 'Deep and Extreme Indonesia' di Jakarta Convention Center, Jumat, 5 April 2019.

    Bagi mereka yang suka bermain di daratan namun tetap bisa menikmati indahnya laut, bisa memilih berwisata ke pantai-pantai di Pulau Bangka. "Pasir putih yang bersih dan ada banyak batu granit," kata Johnnie. Adapun di perairan laut Sulawesi Utara dan Maluku, menurut dia, cocok untuk menyelam menikmati pemandangan bawah laut.

    Ilustrasi menyelam. shutterstock.com

    Di manapun berada dan wisata apapun yang dijalani, Johnnie mengingatkan agar setiap pelancong tetap menjaga kelestarian lingkungan. Cara paling sederhana adalah tidak membuang sampah sembarangan.

    Baca juga: Ke Bukit Teletubbies & 7 Wisata di Pulau Samosir Cuma Rp 100 Ribu

    Jika menyelam, terapkan etika terhadap biota laut. Misalnya, Johnnie melanjutkan, tidak merusak terumbu karang. "Karang di bawah laut itu hidup. Jangan sampai ketika snorkeling dan turun ke bawah lalu karang dipatahi kemudian diambil," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.