Hobi Menyelam, Ini Tempat Favorit Ridho Slank Menyelam di Maluku

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Slank, Ridho (kiri) dan Abdee Negara, beraksi dalam kampanye capres Jokowi di Surabaya, 28 Juni 2014. Ia sempat menjadi relawan Jokowi dan menggelar konser kampanye besar di Senayan. TEMPO/Fully Syafi

    Personel Slank, Ridho (kiri) dan Abdee Negara, beraksi dalam kampanye capres Jokowi di Surabaya, 28 Juni 2014. Ia sempat menjadi relawan Jokowi dan menggelar konser kampanye besar di Senayan. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gitaris grup musik Slank Ridho ingin banyak eksplorasi menyelam di perairan laut Maluku. Alasannya sederhana, karena Ridho ingin menikmati potensi wisata bahari yang ada di tempat kelahirannya itu.

    Baca: 2 Titik Favorit untuk Menyelam di Perairan Sekitar Jakarta

    "Lihat laut kita bagaimana kerennya, aku tiap kali ke Ambon pasti diving, cari spot-spot yang baru," katanya dalam acara 'Deep and Extreme Indonesia' di Jakarta Convention Center, Sabtu, 6 April 2019.

    Menurut dia pemandangan bawah laut di Maluku terus memikat minatnya menyelam. "Kalau Maluku (pemandangan) koral yang keren di daerah Pulau Seram," tuturnya.

    Ridho menambahkan bahwa untuk melihat hiu martil atau hammerhead saat menyelam di Pulau Hatta, Banda, Maluku Tengah. "Di situ ada banyak hammerhead," katanya.

    Ridho gemar menyelam selama tujuh tahun. Kali pertama ia menyelam di perairan laut Gorontalo. Minatnya untuk menyelam terus tumbuh karena menurut dia potensi pemandangan bawah laut Indonesia memiliki ragam keindahan.

    Baca: Perdana Menyelam? Simak Tip dari Hamish Daud Ini

    "Yang paling sederhana mencintai Indonesia memiliki 71 persen wilayah lautan. Kalau kita enggak tahu lautan bagus, cuma tahu daratan 29 persen," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.