Tiket Candi Borobudur Dianggap Kemahalan, Pengelola: Itu Termurah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati suasana matahari terbit di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu 15 Desember 2018. Wisata alam menyaksikan matahari terbit dari candi Borobudur menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Wisatawan menikmati suasana matahari terbit di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu 15 Desember 2018. Wisata alam menyaksikan matahari terbit dari candi Borobudur menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita lazim menjumpai tiket di sejumlah tiket wisata mencantumkan harga yang berbeda untuk wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Tarif untuk wisatawan domestik lebih rendah ketimbang tarif masuk untuk wisatawan asing yang umumnya dipatok dengan mata uang dolar Amerika, atau bisa dikurskan.

    Baca: Nikmati Keindahan Candi Borobudur dari Jarak 13 Kilometer

    Beberapa waktu lalu seorang wisatawan asal Belanda menulis surat yang isinya mengeluhkan tarif masuk Candi Borobudur yang begitu mahal. Wisatawan bernama Robert Clemens de Vet itu mengatakan pada 13 Januari 2019 dia berkunjung ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

    Saat itu, dia harus membayar tiket masuk dengan tarif USD 25 atau Rp 350 ribu, sedangkan wisatawan domestik Rp 40 ribu. Artinya, wisatawan asing membayar hampir sembilan kali lipat dari tarif masuk wisatawan domestik.

    "Ini tidak dapat diterima karena disktiminatif," tulis Robert Clemens de Vet dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Menteri Pariwisata, Arief Yahya; Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly; dan Pengelola PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), Edy Setijono.

    Pengunjung berada di antara stupa Candi Borobudur, Jawa Tengah, Jumat, 28 Desember 2018. ANTARA

    Menanggapi perbedaan tarif antara wisatawan domestik dengan wisatawan asing, pengelola Candi Borobudur dan Prambanan PT. Taman Wisata Candi (TWC) menjelaskan harga tiket tersebut adalah yang paling murah dibanding objek wisata heritage di negara lain. "Silakan cek di world heritage lain di dunia, tarifnya untuk wisatawan mancanegara umumnya sekitar UDS 25, bahkan ada yang lebih tinggi," ujar Palwoto, Direktur Keuangan PT. Taman Wisata Candi (TWC), Kamis 4 April 2019.

    Baca juga: Kunjungi Borobudur, Begini Gaya Busana Super Junior dan TVXQ

    Palwoto mencontohkan tarif masuk di tempat wisata world heritage di negara lain, terutama yang telah diakui UNESCO. Angkor Wat di Kamboja misalnya, harga tiket masuk untuk wisatawan mancanegara sekitar USD 35 sampai 50. "Jadi, untuk konteks peninggalan sejarah yang diakui dunia, dengan taman yang luar biasa, hitungannya harga tiket Candi Borobudur secara internasional sangat murah," ujarnya.

    Palwoto menambahkan, harga tiket untuk wisatawan mancanegara yang kini berlaku di Candi Borobudur masih menerapkan tarif lama. Untuk diketahuhi, tarif masuk untuk wisatawan mancanegara ke Candi Borobudur adalah USD 25 untuk dewasa dan USD 15 untuk anak-anak. Adapun jumlah konjungan wisatawan ke Candi Borobudur setiap tahun, baik wisatawan domestik dan mancanegara, berkisar 9 juta orang. Dari jumlah itu, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 600 ribuan orang setiap tahun.

    Artikel terkait: Kini Saatnya Wisata Bedah Bukit, Ujungnya ke Candi Borobudur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.