Yang Menarik Buat Penumpang Selama Perjalanan MRT

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre untuk menaiki kereta MRT pada libur Isra Miraj di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu, 3 April 2019. Libur Isra Miraj dijadikan momen bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk menjajal Moda Raya Terpadu (MRT). TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga antre untuk menaiki kereta MRT pada libur Isra Miraj di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu, 3 April 2019. Libur Isra Miraj dijadikan momen bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk menjajal Moda Raya Terpadu (MRT). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta diresmikan pada 24 Maret 2019 setelah melalui uji publik, secara gratis, sejak tanggal 12 sampai 23 Maret 2019. Tarif maksimal moda raya terpadu itu Rp 14 ribu untuk rute Bundaran HI sampai Lebak Bulus dan sebaliknya. Saat ini cukup membayar setengah harga alias diskon 50, yakni Rp 7.000 persen untuk naik MRT.

    Baca: Potret Stasiun MRT: Biar Lengang Sibuk Juga

    Perjalanan kereta MRT dimulai dari stasiun Bundaran HI menuju stasiun akhir Lebak Bulus. Dari Bundaran HI melintasi Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora, Senayan, ASEAN, Blok M, Blok A, Haji Nawi, Cipete Raya, Fatmawati, dan Lebak Bulus. Waktu tempuh perjalanan MRT sekitar 28 menit, termasuk saat pemberhentian di masing-masing stasiun.

    Sebagian penumpang MRT mengisi waktu perjalanan sambil berfoto atau juga swafoto. Ada juga yang mengobrol dengan rekan atau penumpang lainnya dan membicarakan tentang MRT ini. Selama perjalanan Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora, Senayan, para penumpang masih sempat bertanya-tanya mengenai rute kereta MRT yang dilintasi untuk melihat suasana dari atas. Memang saat perjalanan dari Bundaran HI sampai di stasiun Senayan tak ada pemandangan apa pun yang bisa dilihat dari jendela karena kereta MRT melintasi terowongan.

    Artikel terkait:
    Anies Sediakan Shuttle Bus dari Park and Ride ke Stasiun MRT Lebak Bulus

    Seorang penumpang MRT, Ladira Aprilia, berfoto di depan Platform Screen Doors di Stasiun Blok M/Istimewa

    Setelah melintasi stasiun Senayan, suasana di dalam kereta menjadi terang. Gedung-gedung perkotaan mulai kelihatan dari jendela karena rute menuju stasiun ASEAN sudah berada di luar terowongan. Saat itulah, beberapa penumpang segera mengambil posisi berdiri di dekat jendela untuk berfoto, karena latar gambar menunjukkan posisi sedang berada di MRT.

    Baca juga: Lima Spot Foto Favorit Pengguna MRT Jakarta

    Stasiun Lebak Bulus menjadi salah satu tempat yang dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto dengan latar depo kereta MRT. Beberapa penumpang yang tiba di stasiun Lebak Bulus tak langsung menuju pintu keluar. Mereka masih menjelajahi beberapa sudut di stasiun untuk sekadar melihat deretan kereta MRT di depo atau juga mencari tempat yang cocok untuk berfoto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.