Ganjar Pranowo Bebersih Keraton Sambut Tingalan Dalem Jumenengan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian kirab Gunungan Grebeg Maulud yang diawali dari Kraton Surakarta menuju masjid Agung Solo, Jawa Tengah, 1 Desember 2017. Tradisi yang digelar setiap tahun tersebut juga menjadi simbol pemberian sedekah dari Raja Keraton Jogja kepada rakyatnya. Tempo/Bram Selo Agung

    Rangkaian kirab Gunungan Grebeg Maulud yang diawali dari Kraton Surakarta menuju masjid Agung Solo, Jawa Tengah, 1 Desember 2017. Tradisi yang digelar setiap tahun tersebut juga menjadi simbol pemberian sedekah dari Raja Keraton Jogja kepada rakyatnya. Tempo/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Surakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin acara resik-resik atau bersih-bersih Keraton Kesunanan Surakarta di Solo, Jawa Tengah pada Jumat, 29 Maret 2019. Agenda bersih-bersih keraton ini dilakukan menjelang acara Tingalan Dalem Jumenengan ke-15 Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIII pada Senin, 1 April 2019.

    Baca: Saat Ganjar Pranowo Traktir Kupat Tahu 2 Pengemis di Magelang

    Ganjar Pranowo mengatakan keraton beserta segala ritualnya merupakan bagian dari sejarah kebudayaan, sekaligus objek wisata. "Jadi sudah semestinya aset ini selalu dijaga supaya bersih luar dan dalamnya, baik lahir maupun batin," kata Ganjar Pranowo. Keraton Kasunanan berdiri pada 1744 dan tetap terpelihara keindahan bangunan sebagai warisan budaya.

    Ganjar Pranowo melakukan bersih-bersih keraton bersama Pangdam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi; Asisten Deputi I Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan Mayor Jenderal TNI Wawan Kustiyawan; Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono Soedarmoningrat; Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono; Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo; Kepala Polres Kota Surakarta Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo, dan peserta lainnya.


    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin kegiatan resik-resik keraton Surakarta, Jumat 29 Maret 2019. ANTARA

    Acara bersih-bersih diawali dengan pertunjukan Tari Gugur Gunung kemudian dilanjutkan dengan apel yang dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo. Selanjutnya ada penyematan ikat kepala dan sapu oleh Gubernur kepada perwakilan peserta sebagai tanda memulai kegiatan bersih-bersih.

    Tingalan Dalem Jumenengan merupakan salah satu ritual paling sakral karena memperingati hari ulang tahun kenaikan tahta raja. Nantinya akan ada kirab pasukan keraton yang diiringi gending gamelan Jawa sebagai pembuka acara. Lalu dilanjutkan dengan tarian sakral Bedoyo yang dibawakan oleh sembilan penari.

    Baca juga: Intip Motif Batik Sudagaran yang Subur di Luar Keraton Surakarta

    Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPH Dipo Kusumo menyatakan keluarga Keraton Solo mengucapkan terima kasih karena pada 1 April 2019 nanti ada acara Tingalan Jumenengan atau upacara peringatan penobatan Raja. Pada kesempatan itu, rencananya akan ada pemberian gelar kepada abdi dalem dan mitra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.