Travelling ke Phuket, Pilih Wisata Kuliner atau Wisata Alam?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah turis melakukan snorkling di dekat pulau Maiton, Phuket, Thailand, 18 Maret 2016. Dengan pantai disertai pohon kelapa, budaya Buddha dan kehidupan malam, Thailand menjadi salah satu pilihan pariwisata dalam beberapa dekade. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah turis melakukan snorkling di dekat pulau Maiton, Phuket, Thailand, 18 Maret 2016. Dengan pantai disertai pohon kelapa, budaya Buddha dan kehidupan malam, Thailand menjadi salah satu pilihan pariwisata dalam beberapa dekade. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Phuket, sebuah pulau di Thailand sedang ramai diperbincangkan karena peringkatnya berada di bawah Bali. Situs perjalanan TripAdvisor merilis Traveleres Choice Awards 2019, salah satu kategorinya 25 Destinasi Terbaik Asia. Peringkat ini berdasarkan ulasan dari para pelancong pengguna TripAdvisor.

    TripAdvisor menempatkan Bali di peringkat pertama dan Phuket di posisi setelahnya. Phuket memiliki potensi wisata alam karena memiliki sekitar 30 pantai. Beberapa pantai yang populer di sana antara lain Pantai Patong, Pantai Kata, Pantai Karon, dan Pantai Kamala.

    Baca juga: Traveling ke Thailand, Sempatkan Mendarat di Koh Samui

    Bila ingin menikmati suasana yang lain, wisatawan bisa singgah ke Kepulauan Phi Phi dan Pulau Similan untuk menikmati keindahan bawah laut. Pelancong yang belum bisa menyelam tak perlu khawatir. Di Phuket banyak penawaran latihan menyelam dan langsung praktik.

    Tak cuma wisata alam, Phuket juga menawarkan beragam kuliner. Ada roti ala Thailand yang dicelupkan dalam kari untuk sarapan, mèe pad hokkien atau tumis mie hokkien dalam kaldu, dan mèe gaang pôo, yakni mi dengan kari kepiting. Hidangan tadi merupakan akulturasi budaya Melayu dan Cina.

    PHUKET | LONELY PLANET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.