Air Asia Rute Perth - Lombok Dibuka, Tiket Mulai Rp 599 Ribu

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Air Asia mulai mendarat di Lombok menghubungkan Kuala Lumpur - Lombok 2010.(TEMPO/Supriyantho Khafid)

    Air Asia mulai mendarat di Lombok menghubungkan Kuala Lumpur - Lombok 2010.(TEMPO/Supriyantho Khafid)

    TEMPO.CO - Jakarta - Lintas penerbangan Perth Australia Barat ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), dibuka Kamis 14 Maret 2019 siang, usai Air Asia Indonesia melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB.

    Baca juga: Bilelando, Wisata Bahari Baru di Lombok Tengah

    Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di kantor Air Asia di di Tangerang Banten, dilakukan Direktur  Utama PT Indonesia Air Asia, Dendy Kurniawan dengan Gubernur NTB Zulkieflimansyah disaksikan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal.

    Setelah ditanda tanganinya nota kesepahaman tersebut, Air Asia akan menjadikan Lombok sebagai hub ke lima setelah Medan, Jakarta, Surabaya dan Bali.

    Air Asia menempatkan dua pesawat di Lombok International Airport untuk keperluan penerbangan ke Perth Australia Barat yang direncanakan jadwal terbangnya empat kali seminggu. Selain itu, Air Asia juga akan meningkatkan kembali jadwal penerbangan Lombok - Kuala Lumpur yang semula tiga kali sehari namun setelah terjadinya musibah gempa bumi berkurang hanya sekali sehari.  

    Menurut Gubernur NTB Zulieflimansyah, ini ikhtiar cepat dan akselerasi untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali perekonomian NTB pasca bencana dari sektor pariwisata. Kerjasama dalam memperbanyak rute penerbangan domestik dan internasional, terutama direct flight dengan AirAsia. ''Akan sangat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan asing ke Lombok dan Sumbawa,” kata Zulkieflimansyah.
    Pesona Mandalika, Surga Wisata Baru di Lombok.
    Bukti bahwa kerja sama itu konkret dan cepat, disebutkan oleh Zulkieflimansyah bahwa tiket promosi penerbangan dari Perth ke Lombok sudah bisa dipesan mulai Kamis 14 Maret 2019 hingga 24 Maret 2019. Tarif berlaku untuk perjalanan mulai 9 Juni hingga 26 Oktober 2019..  Sesuai infonya ticket Perth - Lombok dijual mulai dari Aus $ 99 atau Rp 599.000.

    Sebelumnya, sewaktu bertemu pelaku usaha pariwisata di Mataram, 29 Januari 2019 lalu, Commercial Director Air Asia Indonesia Rifai Taberi menyebutkan jadwal penerbangannya dimulai Juni 2019. Empat kali penerbangan dalam seminggu. ''Sudah fix,'' ujarnya. Targetnya Air Asia mampu membawa penumpang 85 - 90 persen mengisi 180 seat pesawatnya setiap penerbangan.

    Dirut PT. Indonesia Air Asia Dendy Kurniawan menyebutkan kesepakatan tersebut sebagai sejarah baru Air Asia Indonesia, karena pertama kalinya seorang gubernur datang dan menandatangani kerja sama bidang penerbangan. Air Asia sepakat untuk mendukung kebangkitan perekonomian NTB pascabencana gempa bumi lalu, melalui sektor pariwisata. ''Tentunya kapasitas kami sebagai sebuah maskapai penerbangan dalam penyelenggaraan penerbangan ke NTB.” ucap Dendy Kurniawan.

    Dendy juga menekankan dalam waktu dekat akan menempatkan dua pesawat Air Asia di Lombok untuk melayani rute baru direct flight Perth – Lombok dan penambahan frekuensi baru Kuala Lumpur – Lombok. Selanjutnya, terhitung Mei 2019 juga akan membuka rute baru Yogyakarta - Lombok setiap hari dan Denpasar - Lombok dua kali sehari.
    Menikmati sunset di bukit merese.
    Melalui rilis Air Asia, Chief Corporate Services Officer Perth Airport Debra Blaskett mengatakan bahwa orang Australia memiliki kecenderungan untuk bepergian ke Indonesia, terutama dari Perth, di mana Indonesia merupakan negara tujuan internasional yang paling banyak diterbangi dari Perth Airport.

    Peluncuran rute ke Lombok hari ini juga secara tidak langsung akan memperkenalkan keelokan pantai-pantai Lombok, situs-situs selancar dan penyelaman terbaik, serta indahnya pemandangan alam dan pegunungan di Lombok kepada puluhan ribu warga Australia setiap tahunnya.

    Gubernur NTB Zulkieflimansyah juga berharap dukungan dari Air Asia terkait akan digelarnya balapan MotoGP di sirkuit Mandalika pada 2021. Lombok akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP pada 2021, dan kontraknya akan berjalan selama tiga tahun atau tiga musim balapan. ''Saat ini kami juga sedang membangun sirkuit jalan raya berkelas internasional untuk balapan MotoGP,'' katanya.

    Baca juga: Ke Lombok Tengah, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh dari Desa Adat Ini

    Dendy merespon positif harapan Gubernur NTB, dengan menyatakan bakal menggerakkan 97 juta database jaringan Air Asia global untuk membantu sosialisasi Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok.  “Kami sangat mendukung promosi sirkuit MotoGP di Lombok,'' ujarnya.

    Baca juga: Sirkuit Mandalika MotoGP 2021, Ini Dia Potensi Wisatanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.