Tanam Mangrove seperti Iriana Jokowi? Tilik Manfaatnya di Mataram

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • wisatawan berkeliling hutan bakau di Nusa Lembongan Bali. Selebihnya ada suasana hutan bakau di Dusun Cemara Lembar Lombok Barat 2015 (TEMPO.CO/Supriyantho Khafid)

    wisatawan berkeliling hutan bakau di Nusa Lembongan Bali. Selebihnya ada suasana hutan bakau di Dusun Cemara Lembar Lombok Barat 2015 (TEMPO.CO/Supriyantho Khafid)

    TEMPO.CO, Mataram - Pantai Cemara bisa dijangkau dari Mataram selama sekitar satu jam perjalanan darat. Sekitar 500 meter dari persimpangan sebelum Pelabuhan Lembar, berbelok ke arah barat. Di sana, warga telah mengelola hutan mangrove berbentuk lingkaran sekitar 200 hektar sebagai tempat wisata keluarga.

    Baca juga: Sensasi Gowes Malam Sambil Selfie di Kota Mataram

    Menikmati hutan mangrove itu, bisa dengan berbagai cara. Salahsatunya dengan menggunakan jasa perahu setempat, Rp 50 ribu untuk empat orang diajak mengelilingi hutan mangrove. Jika hanya ingin berjalan di pinggiran hutan mangrove, dapat melintasi jembatan kayu sepanjang 259 meter diantaranya bercat warna - warni. Ada pula tujuh unit gazebo atau dalam bahasa Sasak disebut Berugak untuk tempat duduk-duduk.

    Menurut juru bicara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat Saipul Akhkam kepada TEMPO, hutan bakau pantai Cemara yang sudah dikelola menjadi destinasi wisata seluas sekitar 11 hektar. ''Kami kembangkan untuk edukasi, wisata, dan reklamasi,'' katanya, Senin 11 Maret 2019 malam. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga mengembangkan hutan bakau di kawasan Sekotong Barat dan Cendi Manik di Sekotong
    Jembatan Kayu di Pantai Cemara, (Dok Humas Lombok Barat)
    Pantai Cemara adalah salah satu dari 10 lokasi di Indonesia yang secara serentak ditanami mangrove oleh anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK). Di Dusun Cemara Desa Lembar Selatan, dilakukan penanaman 5.000 batang mangrove dari seluruhnya se Indonesia 53 ribu sejumlah satu juta pohon mangrove

    Acara tersebut, merua\pakan  bagian dari gerakan menanam mangrove di berbagai daerah se Indonesia.

    Penanaman mangrove yang dilakukan Senin 11 Maret 2019 siang tadi merupakan program yang diinisiasi istri presiden Iriana Joko Widodo yang menargetkan jumlah pohon yang ditanam sekitar satu juta pohon bakau.

    Untuk tahap pertama, sebanyak 53 ribu pohon ditanam secara serentak 11 Maret di 10 provinsi. Yaitu di kawasan pantai Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Kecamatan Pasir Saleti Lampung Timur, Lemah Wungkuk Cirebon Jawa Barat, Sawo Jajar Brebes Jawa Tengah, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Pohuwato Gorontalo, Donggala Sulawesi Tengah, Pandeglang Banten, Teluk Ambon Maluku, dan Pantai Cemara Lombok Barat Nusa Tenggara Barat.

    Di Pandeglang Banten, penanaman dilakukan Ibu Iriana Jokowi didampingi istri wakil presiden, Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dan anggota OASE KK lainnya. ''Gerakan ini sendiri memiliki manfaat yang besar terhadap lingkungan kehidupan manusia,'' kata Trisna Willy Lukman Hakim di Dusun Cemara.

    Selanjutnya, kenapa kita harus menanam Mangrove? Apa untungnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.