Eomuk, Kuliner Korea Seperti Otak-otak Ikan tapi Pakai Kuah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eomuk. TEMPO | Bram Setiawan

    Eomuk. TEMPO | Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu kuliner khas dari Korea Selatan adalah emouk. Bentuknya seperti sate dan rasanya mirip otak-otak. Eomuk memiliki tekstur yang kenyal dan beraroma ikan laut. Eomuk masuk kategori makanan ringan Korea Selatan.

    Baca: Trik Wisata Murah ke Korea, Cermat Memilih Penginapan dan Kuliner

    "Ini makanan yang gampang dibuat dan cepat penyajiannya," kata Iyan, pemilik bisnis kuliner khas Korea, Tteok N Talk, saat membuka lapak kuliner di acara Korea Tourism Organization Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019. Beberapa kalangan menyebut eomuk sama seperti fish cake. Namun eomuk di sini, disajikan dengan saus atau kuah.

    Eomuk. Steemitimage

    Eomuk yang tersemat dalam tusukan direndam ke kuah bening yang bercitarasa gurih dengan bertabur daun bawang. "Bumbu kuahnya, rahasia," tutur Iyan. Meski begitu, dia tak keberatan menjelaskan bumbu dasar kuah yang segar itu. "Cuma garam, gula, kecap asin, dan kecap manis."

    Baca juga: Sensasi Kenyal, Pengalaman Dinda Kirana Menyantap Gurita Mentah

    Menurut Iyan, eomuk dengan kuah sedap disantap saat cuaca dingin. "Kami juga menyediakan eomuk yang dikemas untuk dibuat di rumah," katanya. Harga yang ditawarkan Rp 15 ribu per porsi eomuk atau per tusuk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.