Berakhir Pekan dengan Putu Wijaya di Bandung

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putu Wijaya. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Putu Wijaya. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Nalar Jatinangor dan Second House menghelat acara khusus untuk seniman Putu Wijaya. Berlangsung selama tiga hari pada akhir pekan ini, Jumat-Minggu, 1-3 Maret 2019, acara ini digelar di Gedung YPK Jalan Naripan, Bandung. Acara tersebut semacam penghargaan menjelang usia 75 tahun usia Putu Wijaya pada 12 April 2019.

    Baca: Jokowi Beri Penghargaan Untuk Putu Wijaya di Kongres Kebudayaan

    Di gedung itu digelar pameran lukisan, dokumentasi, serta seminar berjudul “Mengaji Kreativitas Putu Wijaya”. Pembicaranya pada Sabtu, 2 Maret 2019 itu Lina Meilinawati, Herry Dim, Putu Fajar Arcana, dan Asep Salahudian.

    Menurut Ketua Pelaksana Mona Sylviana, sejak SMP hingga kini Putu Wijaya nyaris tidak pernah berhenti berkreasi. Kekaryaannya berupa sastra, sandiwara, film, sinetron, lukisan, jurnalistik. “Usahanya memuliakan kemanusiaan dan keadilan dengan cara menembus pembekuan mental,” katanya Sabtu, 2 Maret 2019.

    Selain itu, pada Sabtu-Minggu malam, 2-3 Maret 2019, panitia juga merancang pementasan teater berjudul Peace dan Perempuan Sejati. Lakonnya berasal dari karya Putu Wijaya. Para pemainnya antara lain Taksu, Putu Wijaya, Dewi Pramunawati dan Jais Darga.

    Seorang penggagas acara Hikmat Gumelar mengatakan, rangkaian acara itu terkait dengan proses berkesenian Putu Wijaya yang mengeksplorasi diri dan di sekitarnya. Lewat cara pandang yang dinilai unik, punya imajinasi liar, bahasanya menggedor persepsi dengan cepat dan penuh energi. “Sehingga membuat karya-karya Putu Wijaya potensial merevolusi mental para apresiatornya,” kata Hikmat.

    Kekaryaan Putu Wijaya telah mendapat ganjaran penghargaan di tingkat nasional, regional, dan internasional. Presiden Joko Widodo pun memberikan Penghargaan Kebudayaan baginya pada malam penutupan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018.

    Baca: Festival Monolog Putu Wijaya di Rumah Sakit Sanglah

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.