Uniknya Kain Sari India, Apa Bedanya dengan Tenun Indonesia?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • India Taj Mahal (pixabay.com)

    India Taj Mahal (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Travel blogger Satya Winnie mengamati pembuatan kain sari di salah satu perkampungan di Varanasi, India. "Prosesnya mirip tenun," katanya, Jumat, 22 Februari 2019. Ia pun sempat membeli kain sari ukuran 1,5 meter x 9 meter untuk oleh-oleh.

    Baca juga: Liburan ke India Mau Dapat Diskon? Contek Gaya Travel Blogger Ini

    "Harganya Rp. 500 ribu," ujarnya. Meski kain sari yang ia beli cenderung murah atau harga rata-rata. Namun harga kain sari bermacam-macam sampai menembus nilai jutaan. Kain sari yang prosesnya dikerjakan dengan tangan bisa mencapai harga Rp. 10 juta.
    kain sari (pixabay.com)
    Selama menjelajahi India pada 12 November sampai 20 Desember 2018, Satya melihat di setiap kota ada yang berjualan kain sari. Di India, kain sari adalah produk kerajinan seni terkenal. Meski sohor, namun ada hal yang baru Satya tahu tentang kain sari, yakni cara menggunakan di tubuh.

    "Satu kain dililit untuk satu tubuh. Aku kira terpisah," katanya.

    Saking populernya, para turis mancanegara pun saat lawatan ke India sambil memakai kain sari. Pengalaman Satya, ketika berkunjung ke Taj Mahal.

    "Aku lihat yang pakai kain sari di India dan dandan banget, ada bule dan orang Indonesia juga," tuturnya.

    Baca juga: Liburan ke India, Kenapa Harus Menjelang Akhir Tahun?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.