Jokowi ke Benteng Van den Bosch di Ngawi, Ada Perintah Khusus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benteng Van Den Bosch, Ngawi, Jawa Timur. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    Benteng Van Den Bosch, Ngawi, Jawa Timur. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    TEMPO.CO, Ngawi - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berkunjung ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat, 1 Februari 2019. Lokasi pertama yang didatangi oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi adalah Benteng Van den Bosch di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

    Baca: Karir Politik Kiai Maimun Zubair: Dulu Prabowo, Sekarang Jokowi

    Bersama sejumlah pejabat negara dan daerah setempat, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono, Presiden Joko Widodo masuk ke tiga ruang bangunan benteng peninggalan Pemerintah Hindia - Belanda yang dibangun pada tahun 1845.

    Presiden Joko Widodo tampak prihatin dengan kondisi bangunan Benteng Van den Bosch yang semestinya lebih terawat dan bisa menjadi salah satu objek wisata menarik di Ngawi. Jokowi mengatakan pemerintah segera memulihkan kondisi bangunan benteng yang dikenal dengan Benteng Pendem, itu.

    Proyek restorasi Benteng Van den Bosch rencananya digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai tahun ini. "Tadi sudah saya telepon Menteri Pekerjaan Umum, dan menyatakan siap," kata Jokowi. Proyek restorasi Benteng Pendem rencananya berjalan selama dua tahun, yakni 2019 hingga 2020.

    Sejumlah pihak, termasuk ahli purbakala akan dilibatkan untuk mengembalikan bentuk asli Benteng Van den Bosch. Jokowi menjelaskan, Benteng Pendem harus dijaga dan dirawat. Sebab, selain indah, tempat itu juga mengandung nilai sejarah.

    Benteng Van Den Bosch didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menghadapi perlawanan rakyat di Ngawi yang saat itu dipimpin Adipati Judodiningrat dan Raden Tumenggung Surodirjo, serta seorang pengikut Pangeran Diponegoro bernama Wirotani. Benteng tersebut dipakai tentara Belanda dalam Perang Diponegoro periode 1825-1830.

    Baca juga:
    Jokowi Ingin Indonesia Punya Budaya Siaga Bencana Seperti Jepang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.