Sabet MURI, Cangkir Kopi Terbesar di Dunia Ini Isinya 10 Ribu L

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cangkir kopi jumbo yang mendapatkan penghargaan Museun Rekor Indonesia (MURI) di Oakwood Mega Kuningan saat pembukaan kedai KOPPI,  Kamis, 31 Januari 2019 (TEMPO/ Bram Setiawan)

    Cangkir kopi jumbo yang mendapatkan penghargaan Museun Rekor Indonesia (MURI) di Oakwood Mega Kuningan saat pembukaan kedai KOPPI, Kamis, 31 Januari 2019 (TEMPO/ Bram Setiawan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Peresmian PT Kopi Petani Indonesia atau KOPPI dimeriahkan suguhan cangkir atau cup jumbo yang dipajang di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta. Cangkir kopi tersebut dianggap paling besar di Indonesia.

    Baca juga: Kopi Jadi Potensi Wisata, Ada Semar Mesem dan Jaran Goyang

    "KOPPI menawarkan hal unik dan berbeda," kata Kepala Pemasaran KOPPI Ario Fajar, Kamis, 31 Januari 2019.

    Cangkir tersebut memiliki daya tampung 10 ribu liter kopi. Bahan yang digunakan 250 kilogram biji kopi, 8000 liter air, serta 2000 kilogram es. Ukuran tinggi cangkir jumbo itu 5,8 meter dengan diameter 8,7 meter.

    Cangkir jumbo yang dibuat oleh 40 orang dalam kurun dua bulan, itu  akan dipajang beberapa hari di Oakwood, Mega Kuningan. Kemudian akan dipindah ke Jalan Profesor Dokter Satrio. Selanjutnya yang terakhir di kedai KOPPI Menara Global, Jalan Gatot Subroto.

    "Pembukaan toko pertama, (cangkir jumbo) menyabet penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI)," ujar Ario. Saat pembukaan kedai KOPPI di Oakwood dihadiri oleh selebriti Nikita Willy.

    Saat pembukaan kedai KOPPI di Oakwood dimeriahkan pembagian kopi gratis dalam kurun satu hari, pada 31 Januari 2019, pukul 09.00-14.00 WIB. Adapun caranya mengunduh aplikasi KOPPI di Play Store atau App Store. "Kami berharap KOPPI mendapatkan pengakuan tinggi dari masyarakat," kata Ario.

    Baca juga:Kopi Joss, Minuman Berdesis dari Arang yang Membara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.