Tak Hanya Lanskap, Kuliner Labuan Bajo pun Menggoda Dinikmati

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan bersiap melakukan wisata menggunakan kapal di perairan Labuan Bajo, 1 Mei 2017. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Wisatawan bersiap melakukan wisata menggunakan kapal di perairan Labuan Bajo, 1 Mei 2017. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertandang ke Labuan Bajo jangan cuma menikmati lanskap alamnya. Kota kecil ini juga punya sajian kuliner yang tak kalah menarik untuk dijajal. Semisal olahan seafood dan kopi.

    Baca juga: Liburan ke Labuan Bajo? Intip Harga Tiket dan Ongkos Perahunya

    Seperti kota-kota lain, wilayah yang tergabung dalam Kabupaten Manggarai Barat ini punya unggulan kuliner berikut ini.


    1. Arema Sari Laut
    Warung ini nyempil di pinggir Jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng. Alih-alih tampak seperti rumah makan, warung yang bernama Arema Sari Laut ini justru lebih mirip rumah biasa. Kala Tempo singgah, Billy, si pemilik warung, sumringah mendapati warungnya disambangi orang luar pulau. “Biasanya yang ke sini hanya guru-guru pulang mengajar yang melintas atau sopir yang hendak melakukan perjalanan ke Lembor,” katanya. Tangannya langsung cekatan mengeluarkan jenis-jenis ikan segar yang baru dibeli dari pengepul di Tempat Pelelangan Ikan Labuan Bajo.

    “Hari ini kami punya ikan cepa, kerapu batu, dan ketamba,” tutur pria Nusa Tenggara Timur yang menikah dengan perempuan asal Malang—itulah sebabnya warung tersebut dinamai Arema—dengan lantang. Tiga jenis ikan khas pesisir Flores ini langsung buru-buru dimasukkan ke dapur untuk diolah menjadi santapan. Masakan andalannya ikan kuah asam.
    Ikan kuah asam di warung Arema Sari Laut.(TEMPO/Francisca Christy Rosana)
    Dia menamai masakannya sop ikan kemato (kemangi, asam, dan tomat). Sesuai dengan julukannya, ikan kuah asam olahan Billy menonjolkan tiga bumbu tersebut. Yang spesial, proses masaknya masih mempertahankan cara tradisional. Itu juga yang membikin kuah merebakkan wangi khas. Tak amis, juga tidak eneg. Kuah yang mengepul terasa segar dihirup. Bukan saja lantaran ikannya yang gres, tapi juga karena racikannya.

    Warung yang sudah berdiri selama 10 tahun ini buka dari pagi sampai sore. Namun bakal ramai ketika siang hari. Orang-orang yang bertandang ke sini biasanya sudah hafal betul dengan kecakapan Billy dan istrinya menyajikan olahan ikan kuah asam.

    Bila ditilik dari luar, pondok makan yang bisa ditempuh kurang lebih 15 menit berkendara dari Bandara Komodo ini tampak biasa, layaknya rumah kayu sederhana. Kapasitas tempat duduknya pun tak lebih dari 15 orang. Namun soal rasa tak boleh diragukan. Sebab, di sinilah orang bisa menemukan autentiknya masakan ikan kuah asam khas daerah setempat.


    Arema Sari Laut
    Alamat: Kaper (Jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng), Labuan Bajo, Manggarai Barat
    Buka pukul 11.00-17.00
    Harga per porsi (plus nasi) sekitar Rp 40 ribu

    Selanjutnya, berburu seafood terenak di Labuan Bajo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.