Catatan Perjalanan Tempo Keliling Highland di Skotlandia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Loch Ness, danau yang terkenal dengan monster Nessie di Skotlandia. Dok. Rahmita Dewi Lubis

    Loch Ness, danau yang terkenal dengan monster Nessie di Skotlandia. Dok. Rahmita Dewi Lubis

    TEMPO.CO, Skotlandia - Di antara kerumunan mega dan pegunungan Glencoe, Skotlandia, kehangatan hanya datang sekejap-sekejap dari ujung selatan. Pertengahan Desember 2018, musim dingin baru saja tiba. Cuaca berubah suka-suka. Sejenak hujan deras, kemudian terang, lalu mendung dan tak berselang lama kembali rinai. Skotlandia seperti hari biasa hadir dengan cuaca yang tak terkira.

    Baca: Jalan-jalan ke Gedung Parlemen Skotlandia, Ada Ruang Kontempelasi

    Saya menepikan kendaraan di depan sebuah mobil yang diparkir di pinggir jalan di kawasan Glencoe, Skotlandia. Dari kaca spion, saya melihat seorang perempuan berambut pirang tergopoh-gopoh menghampiri. Saya belum sempat menarik tuas rem tangan. "Mobil kalian menghalangi titik foto seperti di film Skyfall," kata perempuan berambut pirang tersebut.

    Saya tersenyum sembari meminta maaf. Saya pun memundurkan kendaraan dan mencari lokasi parkir berbeda. Tatkala pintu mobil terbuka, angin dataran utara seketika menyergap. Saya merapatkan jaket dan syal. Kecuali muka, tak ada satu bagian pun kulit yang saya biarkan terbuka bersentuhan dengan angin. Saya tak sempat membuka ponsel untuk melihat, berapa derajat suhu hari itu. Namun satu yang pasti, angin gunung menambah dingin cuaca hari itu.

    Pertengahan Desember lalu, saya dan empat kawan mengelilingi Highland selama tiga hari dua malam. Kami menyewa kendaraan dengan total harga £120 pound (sekitar Rp 2,1 juta) untuk tiga hari, belum termasuk bahan bakar dan asuransi. Glencoe hanya salah satu titik persinggahan kami selama road trip alias perjalanan susur jalan tersebut. Kami memulai perjalanan dari Glasgow, Loch Lomond, Glencoe, Glenfinnan Viaduct, Fort William kemudian bermalam di Isle of Skye.

    Glencoe adalah sebuah kawasan pegunungan di utara Skotlandia, biasa disebut Highland. Kawasan ini berjarak 131 kilometer dari Glasgow atau bisa ditempuh dalam waktu dua jam menggunakan kendaraan pribadi. Glencoe, yang juga sebuah nama desa, merupakan bagian dari Lochaber Geopark di dataran tinggi Skotlandia. Topografi kawasan ini berbukit-bukit dengan lembah yang dikeliling loch alias danau setengah teluk atau teluk setengah danau. Gugusan pegunungan ini terbentuk berabad-abad lalu akibat letusan gunung berapi dan cairan gletser.

    Perempuan pirang yang menegur saya, asyik berfoto-foto bersama dua kawannya. Sebelum pergi, dia menghampiri kami. "Itu latar belakang ketika James Bond bertemu dengan dengan M," kata perempuan tadi sembari menunjuk kali dan jembatan di kejauhan.

    Tempat James Bond dan M bertemu dalam film Skyfall mengambil latar di Glencoe, Skotlandia. Dok. Rahmita Dewi Lubis

    M merupakan karakter fiksi dalam buku dan film James Bond karya Ian Fleming. Dia adalah bos MI6, organisasi Secret Intelligence Service sekaligus atasan James Bond. Dalam film Skyfall, Glencoe merupakan lokasi ketika James Bond menyopiri M dengan mobil Aston Martin DB5 ke rumahnya yang bernama Skyfall Lodge. Rumah keluarga Bond tersebut berlokasi di Glen Etive, juga terletak di kawasan Highland.

    Sepanjang perjalanan, kami disuguhi dengan pemandangan perbukitan dengan warna kecokelatan yang sebagian puncaknya tertutup salju. Desa Glencoe menjadi titik awal pendakian ke puncak pegunungan tersebut. Desa Glencoe terletak di antara Loch Leven dan beberapa lembah kecil. Tempat ini acap menjadi basis bagi wisatawan untuk menjelajahi kawasan Lochaber. Kawasan ini dikenal sebagai Outdoor Capital of the UK dan juga muncul dalam film ketiga Harry Potter and the Prisoner of Azkaban.

    Jalanan sepanjang Glasgow menuju Isle of Skye termasuk mulus, penuh dengan rambu meskipun tanpa lampu penerangan jalan. Sepanjang jalan kami disuguhi pemandangan di jantung gunung volkano tua. Terang baru dimulai pukul sembilan pagi. Sementara gelap datang terlalu cepat yakni pukul empat sore. Kami hanya menikmati matahari selama enam jam, yang itu pun belum termasuk diganggu mendung dan hujan yang turun tanpa bisa kami kira.

    Baca juga: Berlibur ke Skotlandia Bersama McKinzie Bersaudara

    Selain Glencoe, kami juga mampir ke Glennfinnan. Bangunan yang terkenal di kawasan yang dikelola oleh National Trust for Scotland adalah Monumen Glenn Finnan. Monumen ini dibangun pada 1815 dan didesain oleh arsitek Skotlandia, James Gillespie. Glennfinnan berlokasi satu setengah jam dari Fort William, kota pelabuhan di kawasan Isle of Skye.

    Namun, yang terkenal di kawasan ini justru bukan monumennya melainkan Glennfinnan viaduct. Jika kita mengetik “Harry Potter Bridge” di Google maka akan muncul gambar jembatan tempat kereta api Hogwarts melintas. Itulah Glennfinnan viaduct. “Ini namanya tikungan Harry Potter,” kata Dwi Citra Parameswari, mahasiswa the University of Glasgow, kawan seperjalanan saya.

    Glenfinnan menjadi tempat terakhir yang kami singgahi hari itu sebelum menuju Isle of Skye, lokasi penginapan kami hari itu. Isle of Skye merupakan daerah dengan pulau-pulau kecil di bagian barat Inggris Raya menghadap Laut Utara. Malam itu kami menginap di Skye Backpacker Hostel dengan harga £68 per malam untuk satu kamar berisi empat ranjang menghadap ke laut. Esok hari, kami berencana menjelajah Isle of Skye sebelum beranjak ke Loch Ness dan menginap di Aviemore.

    Selanjutnya: Menginap di Cairngorms National Park


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.