Museum Moja, Alternatif Liburan di Jakarta yang Bikin Asyik

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana ruang tunggu Museum Moja. 4 Januari 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti

    Suasana ruang tunggu Museum Moja. 4 Januari 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Museum of Jakarta atau Museum Moja menghadirkan hiburan baru untuk warga Jakarta. Di museum ini, pengunjung dapat menikmati sekaligus berinteraksi dengan 14 instalasi seni kotemporer yang dipamerkan.

    Baca juga: Liburan Akhir Tahun, Yuk Ke History of Java Museum di Jogja

    Kurator yang juga pemilik Museum of Jakarta atau Moja, Jennifer Sharon menjelaskan museum ini buka setiap hari, dari pukul 11.00 hingga 19.00. "Ini interactive museum, pengunjung juga diperbolehkan selfie," kata dia di Museum Moja, Jumat, 4 Januari 2018.

    Sebelum memasuki museum, pengunjung diwajibkan membayar tiket Rp 100 ribu untuk pengunjung dewasa di hari kerja dan Rp 125 ribu untuk di hari libur. Harga berbeda  diberlakukan untuk pengunjung lansia dan anak di bawah 6 tahun, masing-masing Rp 90 ribu di hari kerja dan Rp 110 ribu di hari libur.

    Saat memasuki museum, pengunjung akan diarahkan oleh petugas yang berjaga di sana. Sri Suwanna, seorang pengunjung Moja mengatakan para petugas museum ramah-ramah. "Ramah dan nawarin diri buat bantuin foto," kata dia.
    Rini, Sri Suwanna, dan Venna Monica, sedang mencoba salah satu instalasi di ruangan Regal Museum Moja, Jakarta. 4 Januari 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti
    Selain itu, Sri berujar, semua instalasi yang berada di Museum Moja sangat interaktif dengan konsep yang berbeda-beda. Sehingga, pengunjung selalu penasaran dengan instalasi berikutnya.

    Menurut Sri, dengan harga tiket Rp 100 ribu sepadan dengan keceriaan yang dihadirkan oleh museum. "Saya puas, dibolehin foto-foto dan interaksi di setiap ruangannya menyenangkan," tutur dia.

    Setidaknya, pengunjung akan menghabiskan waktu 1-2 jam untuk mengelilingi museum yang berkurukan 800 meter persegi ini. Jeniffer menjelaskan, pengunjung dibatasi waktu kunjungan ke tiap ruangan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan pengunjung.

    Akses ke museum ini cukup mudah, Museum ini berada di Jalan Metro Pondok Indah, tidak jauh dari Pondok Indah Mall II. Jika menggunakan kendaraan umum dapat diakses oleh Transjakarta atau Metromino 072 jurusan Lebak Bulus - Blok M. Untuk kendaraan pribadi, disediakan vallet parking.

    Baca juga: Ini Dua Museum Mi yang Asyik Disinggahi di Yokohama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.