Mengintip 5 Kuliner Khas di Pernikahan Putra Mahkota Pakualaman

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sekul gurih. shutterstock.com

    Ilustrasi sekul gurih. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ada sederet kuliner khas yang disajikan untuk menyambut pernikahan bertajuk Dhaup Ageng antara putra mahkota Pura Pakualaman Yogyakarta, Bendara Pangeran Hario (BPH) Kusumo Bimantoro dengan Maya Lakshita Noorya.

    Baca juga: Yogya Bersiap Sambut Pesta Pernikahan Putra Mahkota Pakualaman

    Sejumlah menu khas Pakualaman itu disajikan khusus hanya pada saat Dhaup Ageng yang resepsinya digelar Sabtu-Minggu, 5-6 Januari 2019 di Pura Pakualaman Yogya.

    "Menu-menu yang disajikan merupakan favorit para jumeneng atau Raja di lingkungan Pura Pakualaman," ujar Ketua Bidang Perlengkapan dan Umum Dhaup Ageng, Kanjeng Raden Tumenggung Radyowisroyo dalam keterangannya.

    Secara umum, ada sedikitnya 5 hidangan khas Pura Pakualaman yang disajikan saat rangkaian Dhaup Ageng.

    1. Lodeh Kluwih
    Masakan khas Jawa ini adalah salah satu menu favorit Sri Paduka Paku Alam ke X yang akan disajikan untuk para tamu. Kluwih adalah sayuran yang mirip dengan nangka dan sangat lezat diolah ke dalam bumbu lodeh berkuah. Biasanya sayur ini disajikan dengan nasi merah dan dicampur dengan daging.
    Ilustrasi lodeh kluwih. shutterstock.com
    Kata kluwih dalam bahasa Jawa berarti linuwih yang berarti kelebihan. Harapannya pengantin dapat menjadi orang yang linuwih atau mempunyai kelebihan. Sayur ini disajikan mulai pada saat siraman dengan rangkaian nasi merah.

    2. Sekul (Nasi) Gurih
    Sekul atau nasi gurih umumnya disajikan pada saat acara pahargyan kedua. Nasi gurih atau biasa dikenal dengan nasi uduk adalah menu wajib yang dihidangkan dengan lalapan dan sayuran. Dengan adanya sekul gurih, diharapkan orang yang punya hajat harus memperhatikan lingkungannya, baik manusia maupun alam sekitarnya.

    Berikutnya, Pindang Serani dan Eskrim Rujak, Seperti apa rasanya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.