Makan Durian Sampai Puas Cuma Rp 50 Ribu, Datang ke Festival Ini

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah durian. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Ilustrasi buah durian. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Palembang - Para pecinta durian tentu ingin menyantap buah favorit mereka ini sebanyak mungkin. Kalau bisa, dengan mengeluarkan biaya sesedikit mungkin. Jika kamu pecinta durian dan ingin makan buah berbau tajam ini sampai puas, datanglah ke Festival Buah di Palembang, Sumatra Selatan, pada Jumat sampai Minggu, 11 - 13 Januari 2019.

    Baca: Ribuan Buah Durian Dibagikan Gratis di Kediri

    Festival Buah dan Pameran Produk Pertanian Unggulan tersebut berlangsung di halaman Griya Agung, Palembang. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia wilayah Sumatra Selatan, Abdul Najib mengatakan festival ini diadakan untuk melestarikan produk unggulan daerah. "Tahun lalu, festival yang sama pernah diadakan di Taman Kambang Iwak, Palembang," kata Abdul Najib.

    Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru mengatakan para pecinta buah-buahan, terutama duren bisa makan duren sepuasnya. "Silakan datang dan nikmati buah durian sepuasnya dengan membeli kupon seharga Rp 50 ribu," ujar dia. Kupon tersebut dapat dibeli di stan penjualan kupon di festival.

    Ilustrasi makan durian. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Pada hari pertama, Jumat 11 Januari 2019, acara makan durian dimulai pukul 15.00 hingga 17.00. Adapun di hari kedua dan ketiga, agenda makan durian dimulai pukul 10.00 sampai 17.00.

    "Kami harap festival ini dapat mengenalkan hasil pertanian Sumatra Selatan dan menjadi industri yang turut meningkatkan perekonomian provinsi," kata Herman. Selama ini, dia melanjutkan, hasil pertanian khas Palembang, seperti durian, duku, dan rambutan, dijual dalam bentuk mentah. Sebab itu, penting untuk mengembangkan buah olahan ke pasar yang lebih luas.

    Artikel lainnya: Kisah Perempuan Amerika Serikat Pemburu Durian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.