Pramuwisata Raja Ampat Gotong-royong Membersihkan Laut Misool

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan melakukan snorkling sambil melihat satwa bawah laut di Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 25 April 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    Seorang wisatawan melakukan snorkling sambil melihat satwa bawah laut di Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 25 April 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, JWaisai, Papua Barat - Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, bergotong-royong membersihkan pantai dan mengangkat bintang laut berduri ke daratan. Hewan itu adalah hama perusak terumbu karang di laut Misool.

    Ketua HPI Raja Ampat Ranny Iriani Tumundo di Waisai, Selasa, 11/12, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif anggota HPI Misool dan dilaksanakan pada 11 -12 Desember 2018. Kegiatan yang dikoordinir anggota HPI Michael Sada pada hari pertama di Olobi Misool berhasil mengangkat sebanyak 562 bintang laut berduri.

    Menurut Ranny, pengangkatan ratusan bintang laut berduri hama karang tersebut dilakukan dengan cara snorkeling lalu dijepit di kedalaman dua sampai empat meter. Tim dipandu satu orang tenaga khusus bintang laut berduri bernama Maya.

    Jumlah anggota HPI yang terlibat pada kegiatan tersebut sebanyak 11 orang dan satu orang dari Kantor Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat. Turut serta pula lima orang dari pemangku kepentingan pariwisata di Misool yakni Misool Eco Resort.

    Kegiatan iti berjalan atas dukungan Kepala Kantor Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampa dan Yqyasan Kehati. "Kegiatan yang dilakukan oleh HPI dengan tujuan untuk menjaga kelestarian laut, dapat berjalan atas dukungan dana Blue Abadi Fund yang disalurkan oleh Yayasan Kehati," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.