Jumat, 14 Desember 2018

KA Joglosemarkerto Diminati, Transportasi Alternatif Liburan

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kereta Api Joglosemarkerto yang mulai beroperasi pada 1 Desember 2018 langsung menarik banyak penumpang, bahkan keterisian kursi (okupansi) KA ini pada keseluruhan rute mencapai lebih dari 100 persen.

    Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto, pada Senin (3/12), menyebutkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi tersebut memang tinggi. "Hal itu terlihat dari tingginya okupansi penumpang yang mencapai lebih dari 100 persen tempat duduk yang ada sejak KA Joglosemarkerto diluncurkan pada hari Sabtu (1/12) hingga hari ini," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

    Supriyanto mengatakan berdasarkan pantauan terhadap okupansi penumpang pada hari Sabtu (1/12), KA 223 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang yang diberangkatkan pada pukul 05.00 mengangkut 416 penumpang atau 64 persen dari total kapasitas yang terdiri atas 100 tempat duduk kelas eksekutif dan 560 tempat duduk kelas ekonomi.

    Sementara untuk KA 7079 Joglosemarkerto relasi Solo-Purwokerto-Semarang yang diberangkangkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.25 tercatat sebanyak 913 penumpang atau 138 persen, KA 7081 Joglosemarkerto relasi Semarang-Purwokerto-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.40 mencapai 1.084 penumpang atau 164 persen, dan KA 7097 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 17.15 WIB sebanyak 551 penumpang atau 83 persen.

    "Okupansi penumpang pada hari Minggu (2/12) makin meningkat karena untuk KA 223 mengangkut 699 penumpang atau 106 persen, KA 7079 sebanyak 1.324 penumpang atau 201 persen, KA 7081 sebanyak 1.309 penumpang atau 198 persen, dan KA 7097 sebanyak 860 penumpang atau 130 persen. Demikian pula pada hari Senin (3/12), KA 223 sebanyak 841 penumpang atau 127 persen, KA 7079 sebanyak 1.393 penumpang atau 211 persen, dan KA 7081 sebanyak 1.242 penumpang atau 188 persen, sedangkan KA 7097 belum diketahui karena baru nanti sore diberangkatkan," ia memaparkan. 

    Supriyanto mengatakan tingginya okupansi tersebut disebabkan adanya penumpang yang naik dan turun di stasiun pemberhentian yang ada di sepanjang rute perjalanan KA Joglosemarkerto. Selain itu, tarif KA Joglosemarkerto yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut masih memberikan diskon sebesar 10 persen hingga 13 Desember 2018. 

    Baca Juga: 

    Meluncur Pagi Ini, KA Joglosemarkerto Hubungkan Wisata Jateng-DIY

    Tip Liburan Ramah Lingkungan, Gunakan Kereta Api 

    "Tarif KA Joglosemarkerto tergantung jarak tempuh, yakni berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 390 ribu ntuk kelas eksekutif dan Rp 30 ribu hingga Rp 260 ribu untuk kelas ekonomi. Kami memberikan diskon sebesar 10 persen untuk periode keberangkatan tanggal 1-13 Desember 2018," ujarnya. 

    Supriyanto mengatakan tiket KA Joglosemarkerto dapat dipesan melalui kanal-kanal eksternal penjualan tiket kereta api maupun aplikasi KAI Access pada telepon pintar berbasis Android.

    "Dengan dibukanya relasi baru KA Joglosemarkarto diharapkan dapat mendukung koneksitas serta pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah Jawa Tengah maupun Yogyakarta. PT KAI selalu berinovasi serta tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA serta penumpang maupun barang yang diangkutnya," katanya. Tentunya, kehadiran kereta api ini juga menjadi alternatif untuk yang hendak melakoni liburan akhir tahun seputar DIY dan Jawa Tengah. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.